Theresa Kusumadjaja Jadi Perempuan Indonesia Pertama di Nominasi Grammy Awards

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Theresa Kusumadjaja Jadi Perempuan Indonesia Pertama di Nominasi Grammy Awards (Foto: IG @tkusumadjaja)

Theresa Kusumadjaja Jadi Perempuan Indonesia Pertama di Nominasi Grammy Awards (Foto: IG @tkusumadjaja)

Britainaja – Dunia hiburan tanah air baru saja mencatatkan tinta emas di panggung musik global. Theresa Kusumadjaja berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menjadi perempuan Indonesia pertama yang menembus nominasi ajang penghargaan paling bergengsi, Grammy Awards.

Kehadiran Theresa dalam daftar elit tersebut di umumkan pada perhelatan Grammy Awards edisi ke-68. Acara yang mempertemukan para maestro musik dunia ini berlangsung di Crypto.com Arena, Los Angeles, Amerika Serikat, pada awal Februari 2026.

Theresa masuk dalam kategori bergengsi, yakni Best Music Video. Di balik layar, ia memegang peran krusial sebagai produser video. Ia bekerja sama dengan sutradara Hannan Hussai untuk menggarap visual lagu berjudul “So Be It”. Lagu tersebut merupakan karya duo hip-hop legendaris Amerika Serikat, Clipse, yang di gawangi oleh Pusha T dan Malice.

Langkah Theresa di kategori ini tidaklah mudah. Ia harus bersaing ketat dengan sederet nama besar industri musik internasional. Beberapa pesaingnya antara lain Sabrina Carpenter dengan video klip “Manchild”, grup kreatif OK Go melalui karya bertajuk “Love”, hingga penyanyi ikonik Sade lewat “Young Lion”.

Baca Juga :  Jangan Simpan Koper di Lantai Hotel, Ini Alasan dan Tips Aman

Meskipun piala akhirnya jatuh ke tangan Doechii melalui video musik “Anxiety”, keberhasilan Theresa tetap menjadi tonggak sejarah yang luar biasa. Namanya kini terpatri sebagai srikandi pertama dari Indonesia yang di akui oleh Recording Academy di kancah dunia.

Momen haru sekaligus membanggakan ini dibagikan Theresa melalui akun Instagram pribadinya. Sambil berpose di atas karpet merah yang ikonis, ia mempersembahkan pencapaian besar ini secara khusus untuk sang ibu. Melalui unggahannya, ia mengabarkan kepada ibunda tercinta bahwa putrinya telah mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia di Grammy.

Ada sisi menarik dalam pesan yang ia sampaikan di media sosial. Theresa tak hanya merayakan kesuksesan pribadi, tetapi juga menyuarakan isu kemanusiaan. Ia menutup pernyataannya dengan memberikan dukungan pada gerakan “ICE OUT”. Gerakan ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat yang memicu kontroversi menyusul sebuah insiden tragis di Minneapolis.

Baca Juga :  Ayu Zhafira, Gadis Berdarah Minang Tembus Final Miss Universe Norway 2026

Membedah Peluang Kreator Lokal di Kancah Global

Prestasi Theresa Kusumadjaja membuktikan bahwa kualitas sineas dan produser video asal Indonesia memiliki standar yang setara dengan Hollywood. Peran sebagai produser video dalam proyek musisi sekelas Clipse menunjukkan betapa kuatnya jaringan dan reputasi yang telah ia bangun di industri kreatif internasional.

Bagi para kreator muda di tanah air, pencapaian ini adalah sinyal positif bahwa batasan geografis bukan lagi penghalang. Kolaborasi lintas negara kini menjadi kunci utama. Keberanian Theresa untuk berkarier di pusat industri hiburan dunia dan terlibat dalam proyek-proyek besar adalah langkah yang patut dicontoh.

Selain bakat teknis, kemampuan untuk peka terhadap isu sosial seperti yang ditunjukkan Theresa juga memberikan nilai tambah pada personal branding seorang artis atau kreator di era sekarang. Pengakuan dari Grammy ini diharapkan mampu membuka pintu lebih lebar bagi talenta-talenta Indonesia lainnya untuk menyusul di tahun-tahun mendatang. (Tim)

Berita Terkait

Ini Makna dan Lirik dari Lagu September Earth Wind & Fire
Makna Lagu Risk It All dari Bruno Mars: Pengorbanan Tanpa Batas Demi Cinta Sejati
Profil Aisyah Sabran, Istri Gubernur Kalteng yang Disorot Usai Kena Sentil Netizen
5 Drama GL Thailand Terbaik Ciize Rutricha, Nomor 2 Bikin Baper
Bocoran Spooky in Love Ep 7: Pertunangan Palsu & Kutukan 12 Tahun
Balas Dendam Xue Fangfei dalam Drama China The Double, Ini Sinopsis Lengkapnya
Sinopsis Drama Korea Abyss: Misteri Kebangkitan Jiwa dan Rahasia Pembunuhan
Sinopsis A Trap Called Desire: Aksi Balas Dendam Jeon Hye Won
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:14 WIB

Ini Makna dan Lirik dari Lagu September Earth Wind & Fire

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Profil Aisyah Sabran, Istri Gubernur Kalteng yang Disorot Usai Kena Sentil Netizen

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:35 WIB

5 Drama GL Thailand Terbaik Ciize Rutricha, Nomor 2 Bikin Baper

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Bocoran Spooky in Love Ep 7: Pertunangan Palsu & Kutukan 12 Tahun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Balas Dendam Xue Fangfei dalam Drama China The Double, Ini Sinopsis Lengkapnya

Berita Terbaru

Lagu September Earth Wind & Fire. (Ilustrasi Foto: AI)

Showbiz

Ini Makna dan Lirik dari Lagu September Earth Wind & Fire

Selasa, 15 Sep 2026 - 14:14 WIB

Cara Mengembalikan Akun Facebook Hilang dan Lupa Sandi. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mengembalikan Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:15 WIB

Ilustrasi - Cara Mengatasi Batuk Bayi.

Health

Cara Mengatasi Batuk Bayi di Rumah: Panduan Aman dan Efektif

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:12 WIB