Britainaja – Nyeri pada punggung bagian atas, yang melingkupi area tengkuk hingga tulang rusuk bagian bawah, memang lebih jarang terjadi dibandingkan nyeri punggung bawah. Umumnya, sakit ini disebabkan oleh ketegangan otot biasa dan dapat mereda dengan istirahat. Namun, penting untuk mengenali bahwa dalam beberapa kasus, sakit punggung bagian atas bisa menjadi sinyal adanya kondisi medis yang serius atau berbahaya.
Tulang belakang adalah struktur yang sangat vital, terdiri dari 24 ruas tulang (vertebrae) yang ditopang oleh otot-otot kuat dan diskus. Karena perannya dalam fleksibilitas dan kekuatan tubuh, gangguan pada area ini tidak boleh diabaikan, terutama jika disertai gejala mencurigakan.
Menurut penelitian, sekitar 80% orang dewasa pernah mengalami nyeri punggung seumur hidup mereka. Walaupun sebagian besar tidak perlu dikhawatirkan, Anda harus segera mencari pertolongan medis jika sakit punggung bagian atas menunjukkan ciri-ciri berikut:
1. Nyeri yang Tidak Kunjung Hilang
Jika Anda telah mencoba berbagai upaya, seperti pijat, penggunaan koyo, atau bahkan mengubah kasur, tetapi rasa sakit pada punggung atas tetap menetap dan tidak mereda, ini bisa menjadi alarm bahaya. American Cancer Society mencatat bahwa nyeri tulang, termasuk di punggung, dapat menjadi gejala dari kanker paru-paru stadium lanjut. Segera temui dokter, terutama jika nyeri sering membangunkan Anda di malam hari, dan disertai penurunan berat badan atau rasa lemah.
2. Demam yang Berlarut-larut
Rasa sakit parah di punggung atas yang diikuti oleh demam tinggi yang berkepanjangan, atau disertai mati rasa/kesemutan pada lengan, mungkin mengindikasikan adanya infeksi tulang belakang. Meskipun kondisi ini jarang, risiko meningkat pada individu dengan penurunan sistem kekebalan tubuh (imunosupresi), penderita diabetes, obesitas, atau pasien kanker. Dokter biasanya akan menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti sinar-X atau MRI untuk menegakkan diagnosis.
3. Kaki Mengalami Mati Rasa
Jika nyeri punggung bagian atas menjalar ke bawah, disertai sensasi kesemutan atau mati rasa yang terasa hingga panggul, paha, bahkan mencapai jari-jari kaki, Anda berpotensi mengalami Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Kondisi yang lebih dikenal masyarakat awam sebagai saraf terjepit ini terjadi karena bantalan tulang belakang menonjol dan menekan saraf.
4. Sakit Saat Menarik Napas Dalam
Rasa nyeri di punggung atas yang diperparah ketika Anda mencoba menarik napas secara dalam adalah gejala yang harus segera diperiksa. Hal ini bisa menjadi indikasi adanya emboli paru, yakni penyumbatan pembuluh darah di paru-paru. Rasa sakit tajam dan kesulitan bernapas ini sering dialami setelah perjalanan jauh (mobil atau pesawat) atau pasca operasi.
5. Nyeri Bertambah Parah Saat Bergerak
Jika rasa sakit pada tulang punggung bagian atas meningkat signifikan saat Anda bergerak, terutama bila rasa sakit itu muncul setelah mengalami trauma fisik seperti terjatuh atau tertimpa benda berat, segera periksakan diri. Gejala ini bisa menjadi tanda adanya cedera struktural, seperti retak atau patah pada tulang rusuk atau tulang belakang.
6. Rasa Sakit Menjalar ke Dada
Waspadai nyeri punggung atas yang sangat hebat dan terasa menjalar ke bagian tengah dada. Ini bisa mengarah pada kondisi darurat medis yang disebut robekan dinding aorta (pembuluh darah terbesar). Kondisi ini sangat berisiko bagi pasien yang memiliki hipertensi tidak terkontrol dan membutuhkan penanganan emergensi segera.
7. Gangguan Pengendalian Buang Air
Sakit punggung atas yang diikuti dengan ketidakmampuan mengontrol buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) adalah tanda dari Cauda Equina Syndrome. Ini adalah kondisi serius di mana terjadi penekanan hebat pada cabang saraf tulang belakang. Sindrom ini, yang juga dapat menyebabkan kelemahan pada kedua tungkai, memerlukan tindakan medis darurat karena bisa disebabkan oleh tumor, fraktur, atau herniasi diskus.
Jika nyeri punggung yang Anda rasakan ringan dan tidak disertai gejala-gejala berbahaya di atas, coba atasi dengan istirahat yang cukup dan obat pereda nyeri non-resep. Namun, apabila nyeri tak kunjung mereda atau muncul salah satu dari tujuh tanda peringatan tersebut, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter. (Tim)















