Strategi Atur Bujet Liburan Tanpa Bikin Kantong Jebol

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Strategi Atur Bujet Liburan Tanpa Bikin Kantong Jebol

Ilustrasi. Strategi Atur Bujet Liburan Tanpa Bikin Kantong Jebol

Britainaja – Kalender 2026 membawa kabar gembira bagi para pencinta jalan-jalan dengan total 25 hari libur nasional dan cuti bersama. Deretan tanggal merah yang melimpah ini tentu menggoda siapa saja untuk segera mengemas koper. Namun, di balik antusiasme tersebut, ada tantangan besar berupa biaya hidup yang terus merangkak naik. Jika tidak di kelola dengan presisi, niat melepas penat justru bisa berakhir dengan beban utang yang menumpuk.

Lanny Hendra, Direktur International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia, memberikan sudut pandang menarik mengenai fenomena ini. Menurutnya, esensi liburan yang cerdas bukan sekadar soal mencari harga termurah atau memangkas pengeluaran secara ekstrem. Fokus utamanya justru pada bagaimana menjaga ketersediaan dana segar (likuiditas) sembari tetap mendapatkan pengalaman wisata yang berkualitas. Liburan berkualitas tidak harus mengorbankan stabilitas keuangan jangka panjang.

Langkah fundamental yang perlu di ambil adalah menyusun peta jalan keuangan wisata untuk setahun penuh, bukan sekadar menghitung bujet per satu kali keberangkatan. Metode ini memungkinkan Anda melihat gambaran besar beban biaya yang akan muncul. Idealnya, dana di bagi ke dalam dua kategori: perjalanan besar seperti ke luar negeri atau liburan keluarga, serta liburan singkat atau short getaway di akhir pekan. Pemisahan ini sangat efektif untuk mencegah “kebocoran” dana pada satu momen liburan yang bisa merusak rencana perjalanan lainnya di bulan-bulan berikutnya.

Baca Juga :  Momen Libur Panjang, Kawasan Wisata Bukittinggi di Padati Pengunjung

Aspek waktu juga memegang peranan vital dalam efisiensi biaya. Memanfaatkan momen golden hour atau memesan tiket jauh-jauh hari sebelum musim puncak (high season) tetap menjadi strategi paling ampuh untuk mendapatkan harga kompetitif. Selain itu, pengelolaan arus kas saat sedang berwisata seringkali di abaikan. Lanny menyarankan penggunaan fitur cicilan 0% untuk pengeluaran besar seperti akomodasi dan transportasi udara. Cara ini membantu mendistribusikan beban biaya agar tidak menumpuk di satu bulan saja, sehingga arus kas harian di rumah tetap aman.

Satu hal yang menjadi pantangan keras adalah menyentuh dana darurat maupun pos investasi. Sangat tidak di sarankan mendanai kebutuhan gaya hidup seperti liburan dengan mengambil jatah tabungan pensiun atau aset masa depan. Sebagai alternatif cerdas untuk menekan biaya, Anda bisa memaksimalkan poin reward atau miles dari transaksi kartu kredit. Poin yang terkumpul seringkali bisa di tukar dengan fasilitas premium seperti akses lounge bandara hingga upgrade kelas penerbangan tanpa harus mengeluarkan biaya ekstra secara tunai.

Baca Juga :  KPK Gelar OTT di Ponorogo, Bupati Masih Diperiksa

Mengapa Perencanaan Matang Sangat Krusial?

Tren revenge travel atau perjalanan balas dendam pasca-pandemi memang mulai mereda, namun biaya avtur dan tarif akomodasi global di prediksi tetap fluktuatif di tahun 2026. Dengan adanya 25 hari libur, permintaan (demand) terhadap tiket dan hotel akan melonjak tajam pada tanggal-tanggal tersebut. Tanpa perencanaan dari sekarang, Anda kemungkinan besar akan terjebak pada skema dynamic pricing yang bisa membuat harga melonjak hingga 200 persen dari tarif normal. Konsistensi dalam menyisihkan dana khusus liburan setiap bulan adalah kunci agar impian menjelajahi destinasi baru tidak hanya menjadi wacana di kalender. (Tim)

Berita Terkait

Tips Aman Memanaskan Rendang dan Makanan Lebaran Berkali-kali
Ingin Skin Premium Tanpa Top-Up? Cek List Akun FF Sultan Gratis Edisi Maret 2026 Berikut
Nggak Perlu Bingung! Begini Cara Mudah Hitung Kalori Makanan Agar Berat Badan Cepat Turun
Kode Redeem Free Fire 23 Februari 2026: Berburu Bundle Langka dan Skin Senjata Gratis
Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka
Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan
Cara Menyimpan Kurma Agar Awet Berbulan-bulan Tanpa Jamur
Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tips Aman Memanaskan Rendang dan Makanan Lebaran Berkali-kali

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:00 WIB

Ingin Skin Premium Tanpa Top-Up? Cek List Akun FF Sultan Gratis Edisi Maret 2026 Berikut

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:00 WIB

Nggak Perlu Bingung! Begini Cara Mudah Hitung Kalori Makanan Agar Berat Badan Cepat Turun

Senin, 23 Februari 2026 - 05:00 WIB

Kode Redeem Free Fire 23 Februari 2026: Berburu Bundle Langka dan Skin Senjata Gratis

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:30 WIB

Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

Finansial

Harga Emas Dunia Anjlok Tajam Meski Konflik Iran Memanas

Sabtu, 21 Mar 2026 - 21:00 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang dan bertemu warga terdampak bencana, Sabtu (21/3/2026). (dok. Kemendagri)

Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Mar 2026 - 20:00 WIB