Britainaja – Nama game populer battle royale, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), kembali menjadi sorotan publik Indonesia setelah di kaitkan dengan insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta. Hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai siapa sebenarnya perusahaan yang berada di balik salah satu waralaba game paling sukses di dunia ini.
Dalam konteks global, dua perusahaan raksasa video game yang namanya paling sering di kaitkan dengan PUBG adalah Krafton dan Tencent. Keduanya memiliki peran serta kepemilikan yang berbeda, yang memengaruhi bagaimana game ini di distribusikan di berbagai platform.
Mengenal Krafton: Pemilik dan Pengembang PUBG Original
Krafton adalah perusahaan induk (holding company) yang berasal dari Korea Selatan. Perusahaan ini di dirikan oleh Chang Byung Gyu dan awalnya di kenal sebagai Bluehole Studio sejak tahun 2007. Setelah bertahan selama 11 tahun, pada November 2018, mereka resmi berganti nama menjadi Krafton, sekaligus berfungsi sebagai payung bagi beberapa studio game yang mereka miliki.
Krafton di kenal luas karena sukses mengembangkan game orisinal berjudul PlayerUnknown’s Battlegrounds pada tahun 2017. Game inilah yang kemudian menjadi pondasi kesuksesan waralaba tersebut. Pada tahun 2021, game versi PC ini secara resmi berganti nama menjadi PUBG: Battlegrounds.
Perusahaan yang kini memiliki ribuan karyawan ini (per 24 Juli 2025) juga merupakan rumah bagi berbagai judul game sukses lainnya, termasuk inZOI, The Callisto Protocol, Subnautica, New State Mobile, hingga Moonbreaker. Krafton, yang juga mendapatkan pendanaan total sekitar USD 35 juta dari 16 investor, termasuk Tencent, adalah pemilik sah dari game PUBG versi PC dan konsol.
Peran Tencent dalam Dominasi PUBG Mobile
Kesuksesan luar biasa dari PUBG: Battlegrounds menarik perhatian Tencent, raksasa teknologi yang berkantor pusat di Shenzhen, Tiongkok. Keterlibatan Tencent di mulai pada tahun 2017 ketika mereka mengakuisisi 1,5% saham Bluehole (nama lama Krafton). Kemudian, Tencent meningkatkan investasinya hingga total kepemilikan saham mereka mencapai 11,5%.
Tencent memiliki peran krusial dalam ekspansi PUBG ke pasar mobile. Melalui Lightspeed & Quantum Studio, mereka bekerja sama dengan PUBG Studios (di bawah Krafton) untuk mengembangkan PUBG Mobile. Versi mobile ini, yang di rilis pada 19 Maret 2018 di Android dan iOS, merupakan adaptasi dari PUBG: Battlegrounds orisinal.
Untuk urusan penerbitan global, Krafton, Tencent (melalui Level Infinite), dan VNG Games berbagi peran. Krafton dan VNG Games secara spesifik bertanggung jawab atas perilisan di India, Korea, dan Vietnam. Sementara itu, Level Infinite (Tencent) mengambil peran sebagai penerbit di negara-negara lain yang tidak di jangkau oleh kedua perusahaan tersebut.
Perbedaan Signifikan PUBG: Battlegrounds vs. PUBG Mobile
Penting untuk di pahami bahwa PUBG: Battlegrounds (PC/Konsol) dan PUBG Mobile adalah dua game yang berbeda, meskipun berasal dari waralaba yang sama. Perbedaan ini mencakup banyak aspek:
- Platform dan Kontrol: PUBG: Battlegrounds dimainkan di PC menggunakan keyboard dan mouse untuk kontrol yang presisi, serta di konsol. Sebaliknya, PUBG Mobile dimainkan menggunakan kontrol layar sentuh pada perangkat Android dan iOS. Meskipun gamer mobile sering menggunakan controller eksternal, skema kontrol dasarnya tetap berbeda.
- Grafis dan Performa: Versi PC di kenal memiliki grafis yang jauh lebih detail dan canggih, yang membutuhkan PC berperforma tinggi. Sementara itu, PUBG Mobile telah di optimalkan agar dapat berjalan mulus di berbagai spesifikasi ponsel.
- Pendapatan dan Konten: Hingga tahun 2022, waralaba PUBG menyumbang sekitar 80% pendapatan Krafton. Menariknya, dominasi pendapatan ini berasal dari versi PC, ditambah royalti lisensi dari versi mobile yang dikelola Tencent. Secara konten, PUBG Mobile menawarkan lebih banyak pilihan kosmetik, skin, dan pembaruan rutin dibandingkan versi PC.
Karena keduanya adalah game yang terpisah, pemain di PUBG Mobile tidak akan pernah bertemu dengan pemain di PUBG: Battlegrounds. Hanya versi konsol (PlayStation dan Xbox) dari PUBG: Battlegrounds yang mendukung crossplay, sementara PUBG Mobile hanya mendukung crossplay antara pengguna iOS dan Android. (Tim)















