Britainaja – Dunia media sosial baru-baru ini di guncang oleh kabar miring yang menimpa pasangan selebgram Julia Prastini dan Na Dae Hoon. Selama ini, pasangan beda negara ini selalu di anggap sebagai cerminan keluarga ideal oleh jutaan pengikutnya. Namun, kemesraan yang sering mereka pamerkan kini di bayangi oleh dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Julia, atau yang akrab di sapa Jule.
Hubungan mereka bermula dengan cara yang sangat modern pada tahun 2020. Dae Hoon, pria asal Korea Selatan yang saat itu menetap di Cikarang, tidak sengaja menemukan siaran langsung Jule di TikTok. Terpikat oleh pesonanya, Dae Hoon memberanikan diri mengirim pesan melalui Instagram. Meski awalnya Jule masih memiliki kekasih, kegigihan Dae Hoon selama sembilan bulan akhirnya meluluhkan hati Jule dan membawa mereka ke pelaminan pada 31 Juli 2021.
Pernikahan yang digelar secara intim di Cikarang tersebut menjadi momen sakral yang emosional. Sebelum mengucap janji suci, Dae Hoon mengambil langkah besar dengan menjadi mualaf. Keputusannya memeluk Islam mengikuti keyakinan Jule bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengorbanan cinta yang sangat diapresiasi oleh netizen. Kebahagiaan mereka pun semakin lengkap dengan kehadiran tiga buah hati yang lahir dalam waktu berdekatan: Na Junho, Na Eunho, dan si bungsu Na Jena.
Badai mulai menerpa di pertengahan Oktober 2025. Isu perselingkuhan mencuat setelah sebuah rekaman video dan foto yang diduga melibatkan Jule dengan pria lain tersebar luas di jagat maya. Hal ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Jule memiliki latar belakang pendidikan pesantren dan selalu di citrakan sebagai sosok ibu yang santun.
Informasi terbaru menunjukkan adanya perubahan drastis dalam interaksi digital keduanya. Jule terpantau sempat membatasi kolom komentar di media sosialnya demi meredam hujatan netizen. Di sisi lain, Dae Hoon terus mengunggah momen kebersamaannya hanya dengan ketiga anaknya tanpa kehadiran sang istri dalam bingkai foto tersebut. Spekulasi mengenai perpisahan atau proses mediasi di balik layar semakin menguat, meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai gugatan cerai.
Kejadian yang menimpa pasangan ini menjadi pelajaran berharga mengenai tekanan menjadi “Couple Goals” di era digital. Seringkali, ekspektasi publik yang terlalu tinggi menciptakan beban bagi pasangan untuk selalu terlihat sempurna. Ketika sebuah masalah pribadi bocor ke ruang publik, dampaknya tidak hanya merusak reputasi personal, tetapi juga memberikan beban psikologis yang berat bagi anak-anak mereka yang masih balita.
Kini, para penggemar masih menantikan titik terang dari kekisruhan ini. Apakah pasangan lintas budaya ini mampu mempertahankan biduk rumah tangga mereka demi anak-anak, atau justru hubungan yang berawal dari media sosial ini akan berakhir di meja hijau? Yang pasti, dukungan publik saat ini mengalir deras untuk Dae Hoon dan ketiga anaknya agar tetap kuat menghadapi situasi sulit ini. (Tim)















