Britainaja – Menaklukkan Atap Sumatera bukan sekadar ambisi, melainkan perjalanan fisik dan mental yang memerlukan persiapan matang. Gunung Kerinci, dengan ketinggian 3.805 MDPL, memang menyandang status sebagai gunung api tertinggi di Indonesia, namun bukan berarti mustahil bagi pendaki pemula. Kuncinya terletak pada manajemen waktu, fisik yang prima, dan pemahaman medan yang tepat agar perjalanan tetap aman sekaligus berkesan.
Bagi Anda yang baru pertama kali merencanakan pendakian ke sini, ada beberapa hal mendasar yang wajib di pahami sebelum mengemas kerrier.
Persiapan Fisik dan Perizinan
Gunung Kerinci di kenal dengan jalur pendakian yang di dominasi oleh akar pohon besar dan tanjakan terjal yang menguras tenaga. Setidaknya, mulailah rutin berolahraga kardio dua minggu sebelum keberangkatan. Untuk urusan administrasi, setiap pendaki wajib mendaftarkan diri di Pos R10 yang berada di Desa Kersik Tuo. Jangan lupa menyiapkan fotokopi identitas dan surat keterangan sehat sebagai syarat mutlak mendapatkan izin pendakian.
Jalur Pendakian: Menembus Hutan Tropis
Perjalanan biasanya di mulai dari Pintu Rimba menuju Pos 1 hingga Pos 3 yang medannya masih relatif landai di tengah hutan hujan yang lebat. Tantangan sesungguhnya dimulai saat Anda beranjak menuju Shelter 1, 2, hingga Shelter 3. Di sini, jalur akan semakin menyempit dengan kemiringan yang cukup ekstrem. Shelter 3 adalah titik terakhir untuk mendirikan tenda sebelum melakukan summit attack pada dini hari. Dari titik ini, Anda akan di suguhi pemandangan Samudera Hindia di kejauhan jika cuaca sedang bersahabat.
Estimasi Biaya Pendakian (Update 2026)
Merencanakan anggaran adalah langkah krusial agar perjalanan tidak terkendala masalah finansial. Berikut adalah simulasi biaya untuk pendakian mandiri (asumsi 2-3 orang):
Simaksi (Izin Masuk): Sekitar Rp25.000 – Rp35.000 per orang/hari.
Jasa Porter: Mulai dari Rp250.000 – Rp300.000 per hari (sangat disarankan bagi pemula untuk meringankan beban).
Pemandu (Guide): Sekitar Rp350.000 – Rp500.000 per grup.
Logistik Makan: Estimasi Rp200.000 – Rp300.000 untuk durasi 3 hari 2 malam.
Transportasi Lokal: Angkutan dari pusat Kota Sungai Penuh ke Kersik Tuo berkisar Rp50.000 – Rp70.000.
Catatan Penting untuk Keamanan Pendaki
Satu hal yang sering diabaikan adalah perubahan cuaca yang sangat cepat di area puncak. Sangat direkomendasikan untuk mulai berjalan menuju puncak pada pukul 03.00 WIB agar bisa menikmati matahari terbit tanpa terburu-buru. Namun, jika angin kencang atau badai mulai terasa, jangan memaksakan diri. Puncak tidak akan lari ke mana, tetapi keselamatan nyawa adalah prioritas utama.
Selain itu, pastikan Anda membawa kembali semua sampah yang dihasilkan. Ekosistem Taman Nasional Kerinci Seblat sangat sensitif, dan menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab moral setiap orang yang menginjakkan kaki di sana. (Tim)















