Britainaja – Dunia teknologi pekan ini sedang hangat dengan berbagai terobosan besar dan ancaman siber yang makin cerdik. Mulai dari langkah berani OpenAI meluncurkan fitur penyelamat untuk ChatGPT, hingga investasi super jumbo Google ke perusahaan Elon Musk, SpaceX.
Kami merangkum tiga berita tekno paling populer yang wajib Anda tahu hari ini.
1. OpenAI Luncurkan Lockdown Mode: Benteng Baru ChatGPT dari Hacker
Ancaman siber jenis baru kini mengincar para pengguna kecerdasan buatan. Guna mengatasi masalah ini, OpenAI resmi meluncurkan fitur keamanan darurat bernama Lockdown Mode. Fitur ini hadir untuk melindungi ChatGPT dari serangan manipulasi instruksi siluman (prompt injection).
Bagaimana Cara Kerjanya?
Para peretas biasanya menyusupkan kode atau instruksi berbahaya ke dalam dokumen digital atau situs web. Ketika ChatGPT membaca halaman tersebut saat menjelajah internet, instruksi siluman ini bisa mengendalikan AI di luar kemauan pengguna, bahkan mampu mencuri data sensitif Anda.
Saat pengguna mengaktifkan Lockdown Mode, sistem akan langsung membatasi fungsi operasional ChatGPT secara ketat:
-
Mematikan Fungsi Browsing: ChatGPT hanya bisa mengakses data dari memori jangka pendek (cache).
-
Menonaktifkan Fitur Luar: Fitur penarikan gambar langsung, riset mendalam (deep research), dan mode agen pintar akan berhenti berfungsi sementara.
-
Tetap Kreatif: Pengguna masih bisa membuat gambar baru secara mandiri langsung di dalam platform.
2. Demi AI, Google Sewa Superkomputer SpaceX Senilai Rp 16,6 Triliun per Bulan
Langkah mengejutkan datang dari raksasa mesin pencari, Google. Menjelang penawaran umum perdana (IPO) SpaceX di bursa Nasdaq, Google resmi menjalin kerja sama komputasi bernilai fantastis dengan perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut.
Google sepakat membayar SpaceX sebesar USD 920 juta atau sekitar Rp 16,6 triliun setiap bulan. Kontrak megah ini akan berjalan mulai Oktober 2026 hingga Juni 2029.
Untuk Apa Google Menyewa Superkomputer Ini?
Lewat investasi ini, Google mendapatkan akses penuh ke infrastruktur superkomputer raksasa milik SpaceX yang berisi:
-
110.000 unit GPU NVIDIA mutakhir.
-
Prosesor (CPU) berperforma tinggi.
-
Kapasitas memori raksasa untuk memperkuat jaringan AI Google secara global.
Langkah ini mirip dengan strategi Anthropic pada Mei 2025 lalu yang menyewa pusat data Colossus 1 milik SpaceX di Memphis demi menopang kebutuhan teknologi kecerdasan buatan mereka.
3. Taktik Baru Ransomware: Kirim Teknisi IT Palsu Langsung ke Kantor Korban
Modus kejahatan siber kini makin nekat dan melompat ke dunia nyata. Tim keamanan siber Google, Mandiant, baru saja mengungkap pergerakan berbahaya dari kelompok penjahat siber bernama Silent Ransom Group.
Bukan lagi sekadar mengirim virus lewat email, geng ransomware ini sekarang berani mengirimkan pekerja IT palsu langsung ke gedung kantor target operasional mereka.
Menyusup via Jalur Fisik
Geng ini mengincar puluhan perusahaan sejak awal Januari hingga Mei 2026, dengan fokus utama pada firma-firma hukum.
Charles Carmakal, Chief Technology Officer Mandiant, menjelaskan bahwa para pelaku masuk secara fisik ke dalam gedung atau menyuap orang dalam. Begitu berhasil masuk ke area kerja, teknisi palsu ini akan menancapkan perangkat USB khusus atau membuka akses kendali jarak jauh pada komputer korban untuk membawa kabur data-data berharga. (Tim)






