NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C (Foto: Pixabay)

NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C (Foto: Pixabay)

Britainaja – Selama puluhan tahun, El Azizia di Libya di akui sebagai tempat dengan suhu udara paling ekstrem di dunia. Catatan meteorologi bersejarah menyebutkan wilayah ini pernah mencapai 57,8 derajat Celsius pada 13 September 1922. Rekor ini bertahan lama dan menjadi rujukan utama ilmuwan serta masyarakat umum.

Namun, kemajuan teknologi pemantauan dari luar angkasa baru-baru ini mengungkap sebuah fakta yang jauh lebih mengejutkan. Data yang di himpun Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menunjukkan titik terpanas di Bumi sesungguhnya jauh melampaui angka tersebut.

NASA, melalui satelit observasi Aqua yang di lengkapi instrumen MODIS, telah berhasil memetakan suhu permukaan tanah secara global. Penting untuk di ketahui, pengukuran satelit ini berbeda dengan stasiun cuaca konvensional. Satelit tidak mengukur suhu udara yang biasa kita rasakan, melainkan Land Surface Temperature (LST) atau suhu permukaan lahan.

Baca Juga :  Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS

Perbedaan ini dapat dengan mudah di bayangkan ketika kita berjalan tanpa alas kaki di atas aspal atau pasir pantai yang terpapar sinar matahari langsung. Permukaan pijakan tersebut akan terasa jauh lebih panas daripada udara di se sekitarnya. Menurut data yang di rilis NASA, suhu permukaan tanah bisa mencapai 40 derajat Celsius lebih tinggi daripada suhu udara di atasnya.

Berdasarkan pemindaian suhu permukaan yang sangat detail, NASA secara resmi menetapkan Gurun Lut di Iran sebagai wilayah terpanas di Bumi.

Data pengamatan satelit menunjukkan suhu permukaan di Gurun Lut mencapai angka yang sangat ekstrem, yaitu 70,7 derajat Celsius. Angka ini jauh melampaui rekor suhu udara 57,8 derajat Celsius yang selama ini dipegang oleh El Azizia, Libya. Selain Iran, NASA juga mencatat wilayah pedalaman Queensland di Australia pernah mencapai suhu permukaan yang sangat tinggi, yaitu 69,3 derajat Celsius.

Baca Juga :  World Environment Day 2025: A Global Call to Beat Plastic Pollution

Pemetaan suhu permukaan ini tidak hanya sekadar mencatat rekor, tetapi juga memberikan wawasan baru yang krusial bagi ilmu pengetahuan. Para peneliti kini memiliki instrumen efektif untuk memantau perubahan tutupan lahan.

Citra satelit secara konsisten menunjukkan bahwa area yang di tutupi oleh hutan lebat memiliki suhu permukaan yang jauh lebih sejuk di bandingkan lahan terbuka. Hal ini mengonfirmasi peran pepohonan sebagai penyejuk alami.

Oleh karena itu, data LST dari NASA ini menjadi indikator vital. Apabila terjadi deforestasi atau penebangan hutan besar-besaran, suhu permukaan tanah di wilayah tersebut akan meningkat signifikan. Informasi ini sangat berharga bagi ilmuwan dalam melacak kerusakan hutan dan dampaknya terhadap iklim mikro di seluruh dunia. (Tim)

Berita Terkait

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai
FIFA Denda Israel, Tolak Desakan Palestina, Piala Dunia 2026 Tetap di AS
Lewandowski Pecahkan Rekor Messi, Barcelona Hajar Newcastle 7-2
Big Match Panas! Ini Jadwal Perempat Final Liga Champions 2025/2026
Live di Indosiar & SCTV! Ini Jadwal FIFA Series 2026
Trump Terjebak Kebuntuan di Perang Iran, Tekanan Domestik Meningkat
Trump Tegaskan AS Bisa Amankan Selat Hormuz Tanpa Sekutu
Vietnam Lolos Piala Asia 2027 Usai Malaysia Kena Sanksi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:00 WIB

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:00 WIB

FIFA Denda Israel, Tolak Desakan Palestina, Piala Dunia 2026 Tetap di AS

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:00 WIB

Lewandowski Pecahkan Rekor Messi, Barcelona Hajar Newcastle 7-2

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Big Match Panas! Ini Jadwal Perempat Final Liga Champions 2025/2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:00 WIB

Live di Indosiar & SCTV! Ini Jadwal FIFA Series 2026

Berita Terbaru

Kode Redeem ML 22 Maret 2026 Terbaru, Buruan Klaim. Ilustrasi AI

Tech & Game

Kode Redeem ML 22 Maret 2026 Terbaru, Buruan Klaim

Minggu, 22 Mar 2026 - 09:00 WIB

Kode Redeem FF 22 Maret 2026 Terbaru Edisi Lebaran. Ilustrasi AI

Tech & Game

Update! Kode Redeem FF 22 Maret 2026 Terbaru Edisi Lebaran

Minggu, 22 Mar 2026 - 07:00 WIB

Veda Ega Pratama (9) lagi-lagi menunjukkan performa impresif di Moto3 Brasil 2026 (Foto: MotoGP)

Nasional

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 23:00 WIB