Kasus Salah Sunat di Kerinci, Keluarga Korban Resmi Tempuh Jalur Hukum

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja, Kerinci – Kasus salah sunat yang menimpa Baim (10), bocah asal Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, kini memasuki babak baru. Setelah sempat fokus pada proses pemulihan pascakejadian, pihak keluarga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Kerinci pada Minggu (1/6/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut keterangan sang ibu, laporan ke polisi baru dilakukan setelah kondisi kesehatan Baim dianggap cukup stabil. Di awal, keluarga sempat mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, termasuk menyepakati biaya pengobatan bersama pihak pelaku.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Salurkan 146 Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Namun, upaya damai tersebut rupanya tak berjalan mulus.

“Kami sudah berusaha menyelesaikan ini secara baik-baik. Tapi ternyata, pihak pelaku tidak bertanggung jawab dan lepas tangan. Sampai sekarang, Baim masih dirawat di rumah sakit di Sumatra Barat, dan semua biaya ditanggung oleh keluarga,” ungkap ibu korban dengan nada kecewa.

Merasa tidak mendapatkan keadilan dan itikad baik, keluarga akhirnya memilih menempuh jalur hukum. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kejelasan dan memastikan pertanggungjawaban pihak yang diduga lalai.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik Ganggu Distribusi Air Bersih di Lima Kecamatan Sungai Penuh

Sebelumnya, kasus salah sunat di Kerinci ini sempat viral di media sosial. Banyak warganet mengecam kelalaian tenaga medis yang menyebabkan Baim mengalami luka serius. Ia kini menjalani perawatan lanjutan secara intensif akibat dugaan prosedur medis yang tidak sesuai standar.

Keluarga berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Mereka juga mendorong tenaga medis untuk lebih cermat dan profesional dalam menjalankan tugas, terutama saat menangani pasien anak-anak. (Wd)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Berita Terbaru

Veda Ega Pratama (9) lagi-lagi menunjukkan performa impresif di Moto3 Brasil 2026 (Foto: MotoGP)

Nasional

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

Finansial

Harga Emas Dunia Anjlok Tajam Meski Konflik Iran Memanas

Sabtu, 21 Mar 2026 - 21:00 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang dan bertemu warga terdampak bencana, Sabtu (21/3/2026). (dok. Kemendagri)

Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Mar 2026 - 20:00 WIB