Britainaja – Akses utama yang menghubungkan Kota Sungai Penuh – Tapan Sumatera Barat kembali normal. Setelah sempat lumpuh akibat badan jalan yang ambruk, kini para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, sudah bisa melintasi jalur tersebut.
Kabar ini menjadi angin segar bagi warga dan pelaku logistik yang bergantung pada jalur lintas barat Sumatra ini. Meski demikian, kondisi di lapangan masih memerlukan kewaspadaan tinggi mengingat sisa-sisa kerusakan dan faktor cuaca yang tidak menentu.
Kerusakan yang terjadi beberapa waktu lalu sempat memicu kekhawatiran akan terputusnya pasokan barang ke Kota Sungai Penuh. Namun, koordinasi cepat antara pihak terkait memastikan jalur tersebut tidak tertutup terlalu lama.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa penanganan di lokasi titik ambruk telah di lakukan sehingga kendaraan sudah bisa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kini mulai mengalir meski belum sepenuhnya lancar seperti kondisi normal.
Kasat Lantas Polres Kerinci, AKP Bagus Kariawanto, menjelaskan bahwa saat ini personelnya terus memantau perkembangan di lokasi.
“Alhamdulillah, jalan sudah bisa di lewati kendaraan. Namun kami tetap mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur tersebut,” ujar AKP Bagus Kariawanto saat memberikan keterangan terkait kondisi terkini jalan Puncak.
Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan di kenal memiliki topografi yang ekstrem dengan tebing curam di satu sisi dan jurang di sisi lainnya. Kondisi tanah yang labil pasca ambruk membuat risiko longsor susulan tetap menghantui, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Bagi Anda yang berencana melintasi jalur ini, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan demi keselamatan:
Pantau Perkiraan Cuaca: Hindari melintas saat hujan deras atau malam hari jika tidak mendesak. Kabut tebal seringkali turun tiba-tiba dan memperpendek jarak pandang.
Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan rem dan ban dalam keadaan prima karena jalur ini di dominasi tanjakan dan turunan tajam.
Antre dengan Sabar: Di beberapa titik, mungkin di berlakukan sistem buka-tutup atau penyempitan jalan. Ikuti arahan petugas di lapangan.
Beban Muatan: Untuk kendaraan logistik, pastikan tidak membawa muatan berlebih (overload) yang dapat memperparah kerusakan pada aspal yang baru saja di perbaiki secara darurat.
Pentingnya Jalur Puncak bagi Ekonomi Lokal
Jalan ini bukan sekadar akses transportasi, melainkan urat nadi ekonomi bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Sebagian besar komoditas sayur-mayur dan hasil bumi dikirim melalui jalur ini menuju Sumatera Barat dan sekitarnya.
Pemerintah di harapkan terus melakukan pemantauan permanen dan perbaikan jangka panjang agar kejadian jalan ambruk tidak terus berulang setiap tahunnya, terutama saat memasuki musim penghujan. (***)















