Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Britainaja – Akses utama yang menghubungkan Kota Sungai Penuh – Tapan Sumatera Barat kembali normal. Setelah sempat lumpuh akibat badan jalan yang ambruk, kini para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, sudah bisa melintasi jalur tersebut.

Kabar ini menjadi angin segar bagi warga dan pelaku logistik yang bergantung pada jalur lintas barat Sumatra ini. Meski demikian, kondisi di lapangan masih memerlukan kewaspadaan tinggi mengingat sisa-sisa kerusakan dan faktor cuaca yang tidak menentu.

Kerusakan yang terjadi beberapa waktu lalu sempat memicu kekhawatiran akan terputusnya pasokan barang ke Kota Sungai Penuh. Namun, koordinasi cepat antara pihak terkait memastikan jalur tersebut tidak tertutup terlalu lama.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa penanganan di lokasi titik ambruk telah di lakukan sehingga kendaraan sudah bisa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kini mulai mengalir meski belum sepenuhnya lancar seperti kondisi normal.

Baca Juga :  Zumi Zola Beri Sinyal Siap Bertarung di Pilgub Jambi 2029

Kasat Lantas Polres Kerinci, AKP Bagus Kariawanto, menjelaskan bahwa saat ini personelnya terus memantau perkembangan di lokasi.

“Alhamdulillah, jalan sudah bisa di lewati kendaraan. Namun kami tetap mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur tersebut,” ujar AKP Bagus Kariawanto saat memberikan keterangan terkait kondisi terkini jalan Puncak.

Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan di kenal memiliki topografi yang ekstrem dengan tebing curam di satu sisi dan jurang di sisi lainnya. Kondisi tanah yang labil pasca ambruk membuat risiko longsor susulan tetap menghantui, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Bagi Anda yang berencana melintasi jalur ini, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan demi keselamatan:

  • Pantau Perkiraan Cuaca: Hindari melintas saat hujan deras atau malam hari jika tidak mendesak. Kabut tebal seringkali turun tiba-tiba dan memperpendek jarak pandang.

  • Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan rem dan ban dalam keadaan prima karena jalur ini di dominasi tanjakan dan turunan tajam.

  • Antre dengan Sabar: Di beberapa titik, mungkin di berlakukan sistem buka-tutup atau penyempitan jalan. Ikuti arahan petugas di lapangan.

  • Beban Muatan: Untuk kendaraan logistik, pastikan tidak membawa muatan berlebih (overload) yang dapat memperparah kerusakan pada aspal yang baru saja di perbaiki secara darurat.

Baca Juga :  Seleksi Anggota Paskibraka 2025 Kota Sungai Penuh Resmi dibuka

Pentingnya Jalur Puncak bagi Ekonomi Lokal

Jalan ini bukan sekadar akses transportasi, melainkan urat nadi ekonomi bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Sebagian besar komoditas sayur-mayur dan hasil bumi dikirim melalui jalur ini menuju Sumatera Barat dan sekitarnya.

Pemerintah di harapkan terus melakukan pemantauan permanen dan perbaikan jangka panjang agar kejadian jalan ambruk tidak terus berulang setiap tahunnya, terutama saat memasuki musim penghujan. (***)

Berita Terkait

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Isu Peretasan Bank Jambi Mencuat, Benarkah Saldo Nasabah Hilang?
Alfin Dukung PT Tren Gen Horizon Gerakkan Ekonomi Lewat Syiar Al-Qur’an
Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Merangkak Naik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Senin, 9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:30 WIB

Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi

Berita Terbaru