Britainaja – Hari Raya Idul Fitri menjadi momen penuh syukur setelah sebulan menjalankan puasa Ramadan. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sebagai bentuk ibadah sekaligus harapan akan ampunan dan keberkahan.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa merupakan bagian penting dari ibadah. Karena itu, memperbanyak doa saat Lebaran menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Ucapan dan Doa Saat Idul Fitri
Di hari raya, umat Islam saling mengunjungi dan bermaaf-maafan. Berikut adalah doa-doa yang diucapkan saat bersilaturahmi:
1. Doa Amal Diterima
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Latin: Taqabbalallāhu minnā wa minkum
Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan amal ibadah kalian semua.”
Ucapan ini berasal dari para sahabat Rasulullah SAW. Diriwayatkan bahwa para sahabat apabila bertemu di hari raya, mereka mengucapkan:
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ
“Semoga Allah menerima amal kami dan amalmu.” (HR. Ath-Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath).
2. Doa dan Ucapan Lengkap Silaturahmi
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ يَا كَرِيمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ وَالْمَقْبُولِينَ كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ
Latin: Taqabbalallāhu minnā wa minkum taqabbal yā karīm, wa ja’alanallāhu wa iyyākum minal ‘āidīn wal fā’izīnal maqbūlīn, kullu ‘āmin wa antum bi khair
Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali (kepada fitrah), orang-orang yang mendapat kemenangan, dan orang-orang yang diterima amalnya. Setiap tahun semoga kamu senantiasa dalam kebaikan.”
3. Doa Menyambung Silaturahmi
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ
Latin: Taqabbalallāhu minnā wa minkum, shiyāmanā wa shiyāmakum, kullu ‘āmin wa antum bi khair
Artinya: “Semoga Allah SWT menerima puasa kami dan puasa kalian, dan semoga kita senantiasa diberkahi kebaikan di setiap tahun.”
Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan hikmah di balik doa dan amalan hari raya. Beliau menekankan bahwa Idul Fitri adalah hari untuk bersyukur dan berdoa, serta momentum untuk membersihkan hati dan mempererat ukhuwah.
4. Doa Mohon Kesucian Hati
اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ الْمَقْبُولِينَ
Latin: Allāhumma-j’alnā wa iyyākum minal ‘āidīna wal fā’izīnal maqbūlīn
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami dan kalian termasuk orang-orang yang kembali (suci), orang-orang yang menang, dan orang-orang yang diterima amalnya.”
5. Memperbanyak Takbir
Bacaan takbir yang dianjurkan:
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāhu, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil hamdu
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah.”
Sejak malam Idul Fitri hingga pelaksanaan shalat Id, umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir. Allah SWT berfirman:
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185).
6. Doa di Antara Takbir Shalat Idul Fitri
Dalam shalat Idul Fitri, terdapat tambahan takbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua. Di antara takbir-takbir tersebut, dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir. Berikut bacaan yang umum dibaca:
Bacaan di Antara Takbir
سُبْحَانَ اللّهِ والْحَمْدُللّهِ وَ لا اِلهَ اِلَّا اللّهُ وَ اللّهُ اَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Latin: Subhānallāhi walhamdulillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar, wa lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘adhīm
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar. Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.”
Doa Lain yang Dianjurkan
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Latin: Allāhumma-j’alnī minat tawwābīna waj’alnī minal mutathahhirīn
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mensucikan diri.”
7. Doa Setelah Shalat Idul Fitri
Setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, dianjurkan untuk memanjatkan doa. Berikut adalah bacaan doa yang diriwayatkan dan diamalkan oleh para ulama:
Doa Setelah Shalat Idul Fitriاَللّهُمَّ أَعْطِنِي خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ، وَاْصرِفْ عَنِّي شَرَّهُ وَشَرَّ مَا فِيْهِ
اَللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي فِيْهِ كُلَّ خَيْرٍ وَاجْعَلْنِي بَارًّا فِيْهِ بِوَالِدَيَّ
وَاجْعَلْنِي يَا الله مِنْ عِبَادِكَ الْمَغْفُوْرِ لَهُمْ فِي هَذَا الْيَومِ الْمُبَارَكَ
اللهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَانَا وَمَوْتَى الْمُسْلِمِيْنَ
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا الطَّاعَاتِ وَاغْفِرْ لَنَا الْخَطَايَا وَالسَّيِّئَاتِ
Latin: Allāhumma a’thinī khaira hādzal yaum wa khaira mā fīh, washrif ‘annī syarrahu wa syarra mā fīh
Allāhummaktub lī fīhi kulla khairin waj’alnī bārran fīhi biwālidayya
Waj’alnī yā Allāha min ‘ibādikal maghfūri lahum fī hādzal yaumil mubārak
Allāhummarham mautanā wa mautal muslimīn
Allāhumma taqabbal minnath thā’āti waghfir lanal khathāyā was sayyi’āt
Artinya: “Ya Allah, berikanlah aku kebaikan hari ini dan kebaikan setiap hal yang ada pada hari ini. Jauhkanlah aku dari kejelekan hari ini dan kejelekan setiap sesuatu yang ada pada hari ini.”
“Ya Allah, catatlah untukku pada hari ini setiap kebaikan dan jadikanlah aku berbakti kepada kedua orang tuaku pada hari ini.”
“Jadikanlah aku, ya Allah, sebagai hamba-Mu yang Engkau ampuni pada hari yang berkah ini.”
“Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang telah meninggal dari keluarga kami dan seluruh kaum muslimin yang telah meninggal.”
“Ya Allah, terimalah ketaatan kami dan ampunilah segala kesalahan dan keburukan yang telah kami perbuat.”
Amalan-Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri
1. Memperbanyak Takbir
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāhu, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil hamdu
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah.”
2. Memakai Pakaian Terbaik dan Berhias
Rasulullah SAW selalu memakai pakaian terbaiknya saat hari raya. Jabir bin Abdillah RA berkata:
كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُلَّةٌ يَلْبَسُهَا فِي الْعِيدَيْنِ وَيَوْمَ الْجُمُعَةِ
Latin: “Adalah Nabi SAW memiliki pakaian khusus yang beliau kenakan pada dua hari raya dan hari Jum’at.” (HR. Ibnu Khuzaimah).
3. Makan Sebelum Shalat Idul Fitri
Sunnah untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Fitri, berbeda dengan Idul Adha. Anas bin Malik RA berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ
“Rasulullah SAW tidak berangkat pada hari raya Idul Fitri hingga beliau makan beberapa butir kurma.” (HR. Bukhari).
4. Berangkat dan Pulang Melalui Jalan Berbeda
Dianjurkan berangkat shalat Id melalui satu jalan dan pulang melalui jalan lain. Jabir bin Abdillah RA meriwayatkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ
“Adalah Nabi SAW pada hari raya, beliau melalui jalan yang berbeda (antara pergi dan pulang).” (HR. Bukhari).
Keutamaan Doa dan Amalan Idul Fitri
1. Waktu Mustajab
Hari raya menjadi waktu terbaik untuk berdoa karena hati bersih dan penuh kebahagiaan.
2. Pengampunan Dosa
Idul Fitri bermakna kembali suci setelah Ramadan.
3. Syiar Takbir
Takbir menunjukkan keagungan Allah dan identitas umat Islam.
4. Mempererat Silaturahmi
Silaturahmi membuka pintu rezeki dan memperpanjang keberkahan hidup.
5. Berbagi dengan Sesama
Zakat fitrah dan sedekah menyempurnakan kebahagiaan di hari raya.
Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi momentum memperkuat ibadah, memperbanyak doa, dan mempererat hubungan dengan sesama. Dengan mengamalkan doa dan sunnah yang dianjurkan, makna Lebaran akan terasa lebih dalam dan penuh berkah. (Tim)















