Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan (Foto: pixabay)

Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan (Foto: pixabay)

Britainaja – Dapur rumah tangga di berbagai penjuru tanah air mulai merasakan tekanan kecil namun konsisten pada awal tahun ini. Berdasarkan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), harga telur ayam ras menunjukkan tren pendakian tipis yang patut di cermati. Kenaikan ini bukan fenomena sesaat, melainkan kelanjutan dari grafik peningkatan yang sebenarnya sudah terdeteksi sejak Mei 2025 silam.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Puji Ismartini, mengungkapkan bahwa rata-rata harga komoditas protein ini sekarang telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang di tetapkan pemerintah. Hingga memasuki pekan ketiga Januari 2026, harga telur ayam ras secara nasional terkerek naik sekitar 0,17 persen jika di sandingkan dengan catatan pada Desember tahun lalu. Meski persentasenya terlihat mungil, posisinya yang berada di atas harga acuan penjualan menjadi sinyal kuning bagi ketahanan pangan domestik.

Sebaran kenaikan harga ini pun cukup merata, menyentuh sekitar 42,50 persen wilayah di Indonesia. Data BPS mengidentifikasi setidaknya 153 kabupaten dan kota yang masih bergelut dengan tren kenaikan harga ini. Saat ini, masyarakat harus merogoh kocek rata-rata Rp32.633 untuk setiap satu kilogram telur. Namun, disparitas harga antarwilayah masih sangat jomplang; ada daerah yang beruntung mendapatkan harga Rp25.000, namun di titik tertentu harganya sempat menembus angka ekstrem Rp113.846 per kilogram.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 5 Februari 2026: Amankan Gems dan Pemain Ikonik!

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan pembuat kebijakan, terutama mengingat kalender keagamaan yang kian mendekat. Puji Ismartini menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pergerakan harga pangan, khususnya telur, sebagai langkah antisipasi sebelum memasuki bulan Ramadan. Ketidakseimbangan pasokan dan distribusi antar-daerah seringkali menjadi celah yang membuat inflasi sulit di redam jika tidak di kelola sejak dini.

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri juga mulai memasang kuda-kuda. Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyoroti fenomena tahunan di mana harga pangan selalu melonjak menjelang Lebaran. Menurutnya, kenaikan harga dalam batas wajar masih bisa di terima pasar, namun lonjakan yang bersifat eksploitatif harus di cegah habis-habisan. Pengalaman tahun 2025 menjadi pelajaran pahit, di mana inflasi bulanan yang biasanya terjaga di angka 0,3 persen justru melambung hingga 1,6 persen saat periode Idul Fitri.

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

Strategi Mengelola Anggaran Dapur Saat Harga Pangan Naik

Bagi konsumen, menyiasati kenaikan harga telur bisa di lakukan dengan beberapa langkah taktis. Salah satunya adalah dengan melakukan pembelian secara kolektif atau dalam jumlah besar melalui skema “beli bareng” tetangga langsung ke distributor atau pasar induk untuk mendapatkan harga grosir. Selain itu, masyarakat bisa mulai melirik sumber protein alternatif yang harganya lebih stabil seperti tempe, tahu, atau ikan air tawar lokal sementara waktu.

Pemerintah sendiri berjanji akan melakukan pengendalian harga secara intensif menjelang dan selama periode Lebaran tahun ini. Langkah ini krusial agar daya beli masyarakat tidak tergerus oleh spekulasi pasar yang tidak sehat. Pengawasan rantai pasok dari peternak hingga ke tangan konsumen menjadi kunci utama agar harga telur kembali melandai atau setidaknya tetap terjangkau bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. (Tim)

Berita Terkait

Cara Cek NIM Online Mahasiswa via PDDikti Kemendikbud Terbaru 2026
Cara Mengaktifkan BPJS PBI JK Yang Tiba-tiba Nonaktif
Cara Praktis Bayar Tilang Elektronik Online Pakai LantasPay Tanpa Ribet
Cara Cek Status Keaktifan BPJS PBI JK Masuk Masa Tenggang dan Solusinya
Asal-Usul Uang Rupiah: Perjalanan Panjang ORI hingga Kedaulatan Finansial Indonesia
Cara Sederhana Pangkas Tagihan Listrik Rumah Tanpa Kurangi Kenyamanan
Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag
Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:14 WIB

Cara Cek NIM Online Mahasiswa via PDDikti Kemendikbud Terbaru 2026

Rabu, 4 November 2026 - 14:13 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI JK Yang Tiba-tiba Nonaktif

Rabu, 4 November 2026 - 12:07 WIB

Cara Praktis Bayar Tilang Elektronik Online Pakai LantasPay Tanpa Ribet

Rabu, 4 November 2026 - 10:03 WIB

Cara Cek Status Keaktifan BPJS PBI JK Masuk Masa Tenggang dan Solusinya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Asal-Usul Uang Rupiah: Perjalanan Panjang ORI hingga Kedaulatan Finansial Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi  - Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis

Sabtu, 7 Nov 2026 - 16:18 WIB

Ilustrasi - Cara Masak Kikil Tunjang Empuk Bebas Amis. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Masak Kikil Tunjang Empuk Bebas Amis ala Rumah Makan Padang

Sabtu, 7 Nov 2026 - 12:15 WIB