Britainaja – Tren positif logam mulia belum menunjukkan tanda-tanda meredup pada awal tahun ini. Memasuki perdagangan Selasa, 27 Januari 2026, harga emas di gerai Pegadaian kembali merangkak naik secara serentak. Kenaikan harga kali ini mencakup dua produk andalan masyarakat, yakni emas batangan Galeri24 dan cetakan UBS.
Lonjakan yang terjadi pada pagi hari ini meneruskan reli panjang yang sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Antusiasme masyarakat untuk mengamankan aset dalam bentuk emas tampaknya menjadi salah satu faktor kuat yang menjaga harga tetap berada di zona hijau.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, emas produksi Galeri24 mengalami kenaikan harga sebesar Rp40.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Jika kemarin harganya masih berada di angka Rp2.925.000, kini setiap satu gram emas Galeri24 dibanderol seharga Rp2.965.000.
Loncatan lebih tajam justru terlihat pada emas cetakan UBS. Produk ini mengalami kenaikan hingga Rp44.000 per gram. Momentum ini membawa harga emas UBS melesat dari level Rp2.974.000 ke titik baru di Rp3.018.000 per gram. Level angka “kepala tiga” ini menjadi catatan penting bagi para investor logam mulia di awal tahun 2026.
Pegadaian menyediakan berbagai pilihan ukuran berat, mulai dari satuan terkecil 0,5 gram hingga batangan besar 1.000 gram. Fleksibilitas ini memudahkan masyarakat untuk menabung emas sesuai dengan ketersediaan dana cadangan masing-masing.
Daftar Lengkap Harga Emas Galeri24 (Selasa, 27 Januari 2026)
0,5 gram: Rp1.555.000
1 gram: Rp2.965.000
5 gram: Rp14.496.000
10 gram: Rp28.915.000
100 gram: Rp288.063.000
1.000 gram: Rp2.873.557.000
Daftar Lengkap Harga Emas UBS (Selasa, 27 Januari 2026)
0,5 gram: Rp1.631.000
1 gram: Rp3.018.000
5 gram: Rp14.801.000
50 gram: Rp146.643.000
500 gram: Rp1.463.702.000
Mengapa Harga Emas Terus Melambung?
Kenaikan harga emas yang mencapai angka Rp3 juta per gram merupakan cerminan dari dinamika ekonomi global yang sedang bergejolak. Secara historis, emas selalu dicari sebagai instrumen safe haven atau tempat berlindung paling aman ketika inflasi mulai menggerus nilai mata uang konvensional.
Bagi investor pemula, situasi ini mungkin terlihat mengintimidasi untuk melakukan pembelian. Namun, strategi dollar cost averaging atau rutin membeli dalam jumlah kecil secara konsisten tetap menjadi saran terbaik untuk menjaga nilai portofolio. Pastikan Anda selalu memantau selisih harga jual kembali (buyback) sebelum memutuskan untuk melepas aset, agar keuntungan yang didapat tetap optimal. (Tim)















