Bursa Asia Menguat Usai Ketegangan Timur Tengah Mereda

Penundaan Serangan AS Redakan Kekhawatiran Pasar, Harga Minyak Turun dan Saham Global Menguat

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa saham Asia Pasifik melonjak pada perdagangan Selasa, (24/3/2026). (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Bursa saham Asia Pasifik melonjak pada perdagangan Selasa, (24/3/2026). (AP Photo/Eugene Hoshiko)

BritainajaBursa saham Asia Pasifik bangkit pada Selasa (24/3/2026) setelah kekhawatiran konflik Timur Tengah mulai mereda. Penurunan tensi antara Amerika Serikat dan Iran langsung menekan harga minyak dan mendorong optimisme investor.

Pasar merespons cepat keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda rencana serangan ke fasilitas energi Iran selama lima hari. Langkah ini memberi harapan pada stabilitas pasokan energi global.

Indeks utama di kawasan Asia pun bergerak naik. Kospi Korea Selatan sempat melonjak lebih dari 3% sebelum ditutup menguat sekitar 1,5%, sementara Kosdaq naik 1,7%. Di Jepang, Nikkei 225 bertambah 1,1% dan Topix menguat 1,87%, didorong inflasi yang terus melandai.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 19 Maret 2026: Antam di Bawah Rp3 Juta, UBS dan Galeri24 Stabil

Data terbaru menunjukkan inflasi Jepang turun ke 1,3% pada Februari—terendah sejak Maret 2022—berkat harga pangan yang stabil dan subsidi energi.

Penguatan juga terlihat di wilayah lain. Hang Seng Hong Kong naik 1,62%, CSI 300 China bertambah 0,52%, dan S&P/ASX 200 Australia naik tipis 0,32%.

Di sisi lain, harga minyak sempat anjlok tajam setelah pernyataan Trump. Brent sempat turun hampir 11% sebelum kembali naik ke kisaran USD 103 per barel, sementara WTI naik ke sekitar USD 91 per barel.

Wall Street ikut menguat. Dow Jones melonjak 631 poin, S&P 500 naik 1,15%, dan Nasdaq menguat 1,38%. Sentimen positif muncul setelah pasar sebelumnya tertekan lonjakan harga energi dan ketidakpastian geopolitik.

Baca Juga :  Daftar Harga BBM Pertamina dan Swasta Hari Ini 29 Mei 2026, Siapa Paling Murah?

Sebelumnya, pasar sempat terguncang akibat ancaman saling serang antara AS dan Iran, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi dunia. Namun, penundaan aksi militer membuat pelaku pasar kembali masuk ke aset berisiko.

Meski begitu, situasi tetap dinamis. Iran membantah adanya negosiasi dengan AS dan tetap mengancam akan membalas jika terjadi serangan.

Untuk saat ini, pasar global terlihat lebih tenang. Investor berharap ketegangan tidak kembali meningkat agar pemulihan ekonomi tetap terjaga. (Tim)

Berita Terkait

Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026: Diesel Turun, Bensin Pertamax Turbo Naik
Update Harga BBM Pertamina 7 Juni 2026: Kabar Baik, Varian Diesel Turun Drastis
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Stabil
Cek Harga Terbaru BBM Pertamina 6 Juni 2026 di Wilayah Anda
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026 Stabil di Rp2,77 Juta per Gram
Update Harga BBM 5 Juni 2026: Pertamax Turbo Melonjak, Dexlite Malah Turun
Harga Emas Antam Hari Ini 5 Juni 2026: Stabil di Rp2,75 Juta
Harga BBM 4 Juni 2026: Pertamax Turbo Melonjak, Kabar Baik untuk Pemilik Mobil Diesel
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026: Diesel Turun, Bensin Pertamax Turbo Naik

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:00 WIB

Update Harga BBM Pertamina 7 Juni 2026: Kabar Baik, Varian Diesel Turun Drastis

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Stabil

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:00 WIB

Cek Harga Terbaru BBM Pertamina 6 Juni 2026 di Wilayah Anda

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026 Stabil di Rp2,77 Juta per Gram

Berita Terbaru

Ilustrasi - Peluang Usaha Menjanjikan di Desa.

Tips & Trik

7 Peluang Usaha Menjanjikan di Desa yang Minim Pesaing

Senin, 8 Jun 2026 - 07:00 WIB