Britainaja – Para gamer yang gemar memodifikasi permainan Minecraft wajib meningkatkan kewaspadaan. Alih-alih mempercantik visual atau menambah keseruan game, modifikasi (mod) tersebut justru berisiko merusak perangkat dan mencuri data pribadi.
Sejumlah oknum tidak bertanggung jawab kini tengah memanfaatkan antusiasme pemain dengan menyisipkan program jahat (malware).
Laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber McAfee mengungkapkan adanya serangan siber berbahaya bernama WeedHack. Penjahat siber membungkus malware ini dalam bentuk mod dan aplikasi pihak ketiga (client) Minecraft palsu untuk menginfeksi komputer korban.
Bisa Intip Webcam dan Bajak Layar
McAfee menjelaskan bahwa WeedHack memberikan akses penuh kepada peretas untuk mengendalikan perangkat korban dari jarak jauh. Melalui dasbor khusus di internet, pelaku dapat dengan mudah memanipulasi layar, mengintip lewat webcam, hingga mengobrak-abrik dokumen pribadi Anda.
Ancaman ini bukan lagi sekadar isu kecil. Sejak Januari 2026, McAfee sudah mencatat lebih dari 116 ribu kasus infeksi, dengan lonjakan rata-rata 2.000 hingga 3.000 serangan baru setiap harinya.
“Kami mendeteksi lebih dari 3.820 file JAR berbahaya yang unik dalam serangan ini, serta lebih dari 240 situs web yang aktif menyebarkan malware tersebut,” tulis McAfee dalam laporan resminya.
Murah, Mudah, dan Menargetkan Remaja
Mengapa WeedHack menyebar begitu cepat? Jawabannya ada pada kemudahan akses. Biasanya, seorang peretas harus merogoh kocek hingga ratusan dolar per bulan di pasar gelap untuk membeli alat peretasan. Namun, WeedHack mendobrak batasan itu dengan menyediakan versi gratis bagi siapa saja yang memiliki akun Discord dan koneksi internet.
WeedHack juga menawarkan versi premium dengan fitur yang lebih menyeramkan, seperti kemampuan mengintai lewat webcam secara sembunyi-sembunyi. Berikut adalah rincian harga paket premium yang mereka tawarkan:
| Durasi Langganan | Harga dalam USD | Estimasi Rupiah |
| 1 Bulan | USD 4,99 | Rp 90.000 |
| 2 Bulan | USD 8,99 | Rp 163.000 |
| 3 Bulan | USD 12,99 | Rp 236.000 |
| Seumur Hidup | USD 24,99 | Rp 454.000 |
Kemudahan dan harga yang murah ini memicu fenomena baru yang miris. Peneliti McAfee terkejut saat mengetahui bahwa mayoritas pengguna WeedHack adalah kalangan remaja. Alih-alih untuk mencari keuntungan finansial yang besar, anak-anak muda ini menggunakan WeedHack untuk merundung (bully) dan melecehkan teman sebaya mereka.
Negara Terdampak dan Modus Operandi
Data McAfee menunjukkan bahwa Amerika Serikat menjadi negara dengan korban terbanyak, disusul oleh Jerman, India, Inggris, dan Italia.
Ketika malware berhasil masuk ke komputer, pelaku akan langsung memanen kata sandi dan menguasai akun media sosial atau game korban. Setelah mengunci akses tersebut, peretas akan memeras korban dan meminta sejumlah uang tebusan jika ingin data mereka kembali.
Untuk menghindari ancaman ini, pastikan Anda hanya mengunduh mod Minecraft dari situs resmi yang terpercaya seperti CurseForge atau Modrinth, serta selalu memperbarui antivirus di perangkat Anda. (Tim)






