BRIN dan UKM Selidiki Watermark untuk Ungkap Rahasia Manuskrip Nusantara

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRIN dan UKM Selidiki Watermark untuk Ungkap Rahasia Manuskrip Nusantara (Foto: Humas BRIN)

BRIN dan UKM Selidiki Watermark untuk Ungkap Rahasia Manuskrip Nusantara (Foto: Humas BRIN)

Britainaja – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi mempererat kerja sama riset lintas negara guna melestarikan naskah-naskah kuno Nusantara. Bermitra dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), fokus penelitian kali ini di arahkan pada analisis cap kertas atau watermark yang terdapat pada manuskrip sejarah.

Langkah strategis ini di bahas secara mendalam dalam diskusi ilmiah yang di gelar Pusat Riset Khazanah Keagamaan dan Peradaban BRIN di Jakarta. Kajian terhadap watermark di anggap sebagai instrumen vital dalam melacak jejak sejarah penyalinan naskah di wilayah Alam Melayu yang selama ini sulit teridentifikasi.

Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (Arbastra) BRIN, Herry Yogaswara, menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya terpaku pada dokumen formal semata. Menurutnya, frekuensi pertemuan ilmiah dan kesepahaman antarpeneliti menjadi pondasi utama dalam memajukan riset ini.

Guna mendukung program ini, BRIN menyediakan berbagai skema kolaborasi bagi para akademisi dari UKM Malaysia. Fasilitas tersebut mencakup program postdoctoral, visiting researcher, hingga visiting professor untuk memperkaya khazanah riset bersama.

Baca Juga :  Banjir Skin SG2 Terompet! Segera Amankan Kode Redeem FF 8 Februari 2026 Sebelum Limit

Gayung bersambut, Direktur ATMA UKM, Asyaari Muhamad, menyambut baik sinergi ini mengingat lembaga yang dipimpinnya fokus pada peradaban Alam Melayu secara multidisiplin. Kajian di ATMA mencakup spektrum luas, mulai dari arkeologi, filsafat, hingga sains dan sejarah.

Asyaari menambahkan bahwa pihaknya mengelola portal kajian Alam Melayu yang di dukung puluhan data manuskrip serta dua jurnal ilmiah sebagai wadah publikasi riset bersama.

Tantangan utama dalam meneliti naskah kuno Nusantara adalah minimnya kolofon atau catatan penutup yang mencantumkan identitas penulis dan waktu penulisan. Peneliti BRIN, Ali Akbar, mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen naskah di Nusantara tidak memiliki informasi tersebut.

“Dalam kondisi ini, identifikasi cap kertas menjadi kunci utama untuk memperkirakan kapan dan dalam konteks apa sebuah naskah di salin,” jelas Ali. Selama ini, peneliti masih sangat bergantung pada katalog watermark Eropa dari abad ke-17 dan ke-18.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Prabowo Janjikan Daycare Gratis dan 1 Juta Rumah Layak untuk Buruh

Sebagai langkah maju, BRIN kini tengah menginisiasi pembangunan basis data cap kertas Nusantara yang berbasis pada naskah lokal. Proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan utama bagi para peneliti naskah di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti UKM Ros Mahwati memaparkan studi kasus pada watermark Mushaf Al-Qur’an Terengganu. Mushaf ini memiliki keunikan tersendiri, terutama pada aspek penjilidan dan dekorasinya yang khas.

Kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia ini diharapkan mampu menyingkap jalur distribusi kertas di wilayah Alam Melayu pada masa lampau. Ros menegaskan bahwa penelitian ini bukanlah titik akhir, melainkan pintu pembuka bagi kajian filologi dan sejarah yang jauh lebih mendalam di tingkat regional. (Tim)

Berita Terkait

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag
Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW
Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul
Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia
Profil Mitchell Baker: Bomber Baru Timnas Indonesia yang Ngamuk Cetak 5 Gol
Sejarah G30S/PKI: Ringkasan Peristiwa 1965, Kronologi, dan Kontroversi
Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Profil Mitchell Baker: Bomber Baru Timnas Indonesia yang Ngamuk Cetak 5 Gol

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mencegah Penularan Virus Influenza A. (Foto: AI)

Health

Cara Ampuh Mencegah Penularan Virus Influenza A

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:08 WIB

Ilustrasi - Pasangan Suami Isteri. Cara Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah. (Foto: AI)

Nasional

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:11 WIB

Ilustrasi - Capcom Unjuk Gameplay Resident Evil 3 Remake Native. (Foto: AI)

Tech & Game

Capcom Unjuk Gameplay Resident Evil 3 Remake Native di Switch 2

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:10 WIB