Indonesia Tetap Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Australia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Tetap Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Australia

Indonesia Tetap Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Australia

Britainaja – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu tujuan liburan utama bagi wisatawan asal Australia. Laporan terbaru Seasia Seats menunjukkan bahwa sepanjang periode 2024-2025, terdapat sekitar 1,74 juta traveler Australia yang memilih Indonesia sebagai lokasi berwisata. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat pertama sebagai destinasi luar negeri favorit warga Negeri Kanguru, mengungguli beberapa negara populer lain di kawasan Asia Pasifik, termasuk Selandia Baru.

Kedekatan geografis, penerbangan langsung yang beragam, hingga kehangatan budaya lokal di sebut menjadi kombinasi kuat yang sulit di tandingi destinasi lainnya.

Daya Tarik Indonesia di Mata Traveler Australia

Popularitas Indonesia di kalangan wisatawan Australia bukanlah hal baru. Selain jarak yang relatif dekat, sehingga durasi perjalanan menjadi lebih singkat, biaya liburan ke Indonesia juga di nilai lebih terjangkau di bandingkan dengan destinasi internasional lainnya. Hal ini membuat Indonesia menjadi pilihan fleksibel, baik untuk wisata keluarga, backpacker, hingga perjalanan singkat akhir pekan.

Di samping itu, perkembangan infrastruktur pariwisata nasional terjadi sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Ketersediaan beragam pilihan akomodasi, akses transportasi yang lebih mudah, serta pengembangan kawasan wisata baru turut memperkuat citra positif Indonesia sebagai negara ramah wisatawan.

Baca Juga :  Harga iPhone 13 dan iPhone 14 Februari 2026: Mana yang Paling Worth It?

Tak hanya itu, bagi banyak warga Australia, Indonesia, khususnya Bali telah menjadi “rumah kedua”. Ketersediaan makanan, suasana pantai tropis, hiburan malam, hingga kemudahan komunikasi membuat mereka merasa nyaman saat berkunjung.

Selandia Baru dan Jepang Menyusul di Peringkat Berikutnya

Selandia Baru menempati posisi kedua dengan 1,4 juta pengunjung Australia. Hubungan geografis yang dekat serta kemudahan mobilitas antarnegara menjadi faktor utama tingginya minat perjalanan di kawasan tersebut, terutama untuk pelancong keluarga.

Sementara itu, Jepang berada di posisi ketiga dengan 910.640 wisatawan Australia. Tren budaya pop Jepang, keberagaman kuliner, serta destinasi musim dingin yang unik semakin meningkatkan daya tarik negeri tersebut bagi wisatawan muda hingga keluarga.

Untuk perjalanan jarak jauh, Amerika Serikat mencatat 746.220 pengunjung, di susul China dengan 652.950 wisatawan. Kedua negara tersebut lebih sering dikunjungi untuk kebutuhan bisnis, pendidikan, atau kunjungan jangka panjang, bukan semata liburan.

Dari data tersebut, dapat terlihat bahwa kawasan Asia-Pasifik masih mendominasi pergerakan wisatawan Australia, terutama karena faktor biaya perjalanan yang lebih efisien dan waktu tempuh yang lebih singkat.

Baca Juga :  Kode Redeem Bleach Soul Resonance Februari 2026: Klaim Hadiah Gratis Sekarang!

Indonesia Tak Lagi Hanya Soal Bali

Walau Bali masih menjadi ikon pariwisata Indonesia bagi wisatawan mancanegara, tren perjalanan menunjukkan adanya pergeseran minat menuju destinasi lain. Jakarta mulai menarik wisatawan urban, Lombok menawarkan pengalaman pantai yang lebih tenang, sementara Labuan Bajo semakin di kenal berkat keindahan laut dan Kawasan Taman Nasional Komodo.

Pemerintah juga tengah mendorong pengembangan destinasi prioritas lainnya, seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Likupang. Upaya ini di barengi penguatan digitalisasi layanan perjalanan dan kemudahan akses visa.

Namun, persaingan di kawasan Asia Tenggara makin meningkat. Thailand dan Vietnam, misalnya, juga mempercepat pengembangan sektor pariwisata mereka untuk menarik segmen wisatawan yang sama dengan pasar Indonesia. Kedua negara tersebut berpotensi menjadi pesaing kuat, terutama untuk wisata kuliner dan wisata budaya.

Dengan posisi yang lebih matang dalam industri pariwisata dan terus meningkatnya minat perjalanan pascapandemi, tantangan bagi Indonesia ke depan adalah menjaga kualitas pengalaman wisata, memperluas promosi destinasi di luar Bali, dan memastikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang kembali. (Tim)

Berita Terkait

Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka
Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan
Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula
Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris
Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden
Menghirup Kesegaran Hutan Pinus Limpakuwus, Paru-paru Hijau di Kaki Slamet
Hidden Gem Lereng Slamet: Pesona Curug Minger dan Destinasi Sekitarnya
5 Wisata Baru Sekitar Bromo Viral di TikTok 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:30 WIB

Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:31 WIB

Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:00 WIB

Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini, 17 Maret 2026. (Instagram/@anekalogam)

Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini, 17 Maret 2026: Rp2.992.000/Gram

Selasa, 17 Mar 2026 - 11:00 WIB

Kode Redeem PUBG 17 Maret 2026, Banyak Hadiah Gratis Menarik. Ilustrasi AI

Tech & Game

Kode Redeem PUBG 17 Maret 2026, Banyak Hadiah Gratis Menarik

Selasa, 17 Mar 2026 - 10:00 WIB