Britainaja, Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kesehatan memperkuat pelayanan kesehatan daerah dengan membangun fasilitas baru, memperbaiki Puskesmas, serta meresmikan dua rumah sakit daerah pada 2025. Langkah ini di lakukan untuk memastikan layanan kesehatan semakin merata dan mudah di akses masyarakat.
Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kerinci. Melalui Dinas Kesehatan, berbagai program pembangunan fisik dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dijalankan secara bertahap sesuai dengan visi Bupati Monadi dan Wakil Bupati Murison.
Selama tahun 2025, Dinas Kesehatan melakukan perbaikan infrastruktur di tiga Puskesmas, yaitu Puskesmas Tamiai, Puskesmas Sanggaran Agung di Kecamatan Danau Kerinci, dan Puskesmas Depati Tujuh. Perbaikan ini mencakup penataan ruang pelayanan, peningkatan fasilitas pendukung, serta pengadaan perlengkapan medis untuk menunjang pelayanan primer yang lebih baik.
Selain itu, Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) di Siulak ikut di perkuat. Peningkatan kapasitas laboratorium tersebut di harapkan mampu mempercepat proses pemeriksaan sampel kesehatan masyarakat tanpa harus mengirim ke fasilitas di luar daerah, sehingga layanan diagnosa dapat di lakukan lebih cepat dan akurat.
Perhatian pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada layanan kesehatan tingkat dasar. Pada 1 November 2025, dua fasilitas layanan kesehatan rujukan resmi di luncurkan, yaitu RS Bukit Kerman dan RSUD Kerinci. Kehadiran kedua rumah sakit ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan khususnya bagi masyarakat di wilayah pinggiran yang sebelumnya harus di rujuk ke luar daerah.
Sejak Agustus 2025, RS Bukit Kerman telah mendapatkan tambahan sumber daya manusia kesehatan berupa 11 dokter spesialis yang di tempatkan untuk membuka berbagai layanan medis baru. Sementara itu, RSUD Kerinci mulai mengoperasikan layanan rawat inap bersamaan dengan peresmiannya, yang menandai peningkatan signifikan dalam kapasitas pelayanan kesehatan rujukan di kabupaten tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan dan peningkatan kualitas tenaga medis merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Kerinci mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan merata. Dengan hadirnya dua rumah sakit baru serta perbaikan di tingkat Puskesmas, kami berharap pelayanan dapat di lakukan lebih cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya.
Sebagai langkah penguatan manajemen layanan kesehatan dasar, Dinas Kesehatan juga melakukan rotasi kepemimpinan di sejumlah Puskesmas. Lima kepala Puskesmas baru di tunjuk untuk membawa pembaharuan dan meningkatkan kinerja layanan kesehatan masyarakat.
Berikut daftar rotasi kepemimpinan Puskesmas:
Puskesmas Semurup – Nila Kusumawati
Puskesmas Tamiai – Rafika Sistia Fera
Puskesmas Sanggaran Agung – Salimah
Puskesmas Semerap – Yelfa Trisna
Puskesmas Lempur – Sri Ningsih
Rotasi ini di harapkan mampu mendorong inovasi pelayanan di setiap Puskesmas dan mempercepat pencapaian target kesehatan daerah.
Dengan penguatan infrastruktur, penambahan tenaga medis, hingga pembaruan kepemimpinan Puskesmas, Kabupaten Kerinci menunjukkan komitmen nyata dalam membangun pelayanan kesehatan yang lebih modern, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup warga Kerinci. (*)















