Britainaja – Liburan akhir tahun adalah momen yang selalu ditunggu. Banyak orang memilih kota besar atau destinasi populer, namun ada pula yang mencari suasana berbeda: lebih tenang, eksotis, sekaligus sarat sejarah. Banda Neira, sebuah pulau kecil di Kepulauan Banda, Maluku, menawarkan semua itu.
Pulau ini mungkin tidak seramai Bali atau Yogyakarta, tetapi justru di situlah letak pesonanya. Banda Neira adalah perpaduan antara keindahan laut tropis kelas dunia, jejak sejarah kolonial, serta kekayaan budaya lokal yang membuat siapa pun terpikat.
Tidak berlebihan jika Banda Neira disebut sebagai “mutiara di laut Banda”. Bagi kamu yang ingin mengakhiri tahun dengan pengalaman istimewa, destinasi ini bisa menjadi pilihan tepat.
Sejarah Singkat Banda Neira
Nama Banda Neira begitu terkenal sejak ratusan tahun lalu, jauh sebelum Indonesia merdeka. Pulau ini menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa karena rempah pala dan fuli yang hanya tumbuh subur di tanah Banda.
Pada abad ke-16, Portugis datang pertama kali, di susul Belanda dan Inggris.
Belanda akhirnya berhasil menguasai Banda Neira setelah serangkaian konflik berdarah, yang di kenal sebagai Pembantaian Banda tahun 1621.
Untuk memperkuat kekuasaan, Belanda membangun benteng-benteng besar, salah satunya Benteng Belgica, yang hingga kini masih berdiri megah.
Banda Neira juga punya jejak penting dalam sejarah Indonesia. Tokoh nasional seperti Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Dr. Cipto Mangunkusumo pernah di asingkan di pulau ini oleh Belanda.
Sejarah panjang inilah yang membuat Banda Neira bukan sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga saksi peradaban dunia.
Lokasi & Rute Menuju Banda Neira
Alamat: Banda Neira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku
Google Maps: Lihat Lokasi
Rute Perjalanan
Jakarta / Surabaya → Ambon
Maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, dan Citilink melayani penerbangan langsung ke Bandara Pattimura Ambon (AMQ).
Ambon → Banda Neira
Pesawat kecil (Susi Air): Durasi 1 jam, tiket sekitar Rp800.000 – Rp1.200.000 sekali jalan. Jadwal terbatas.
Kapal cepat: Dari Pelabuhan Tulehu ke Banda Neira, durasi ±6-7 jam. Tiket sekitar Rp400.000 – Rp600.000.
Kapal Pelni: Lebih ekonomis, durasi 10-12 jam, tiket Rp250.000 – Rp400.000.
Tips: Jika liburan akhir tahun, sebaiknya pesan tiket jauh-jauh hari karena jadwal kapal dan pesawat cepat penuh.
Harga Tiket Masuk Destinasi Wisata di Banda Neira
Berbeda dengan destinasi populer lain, biaya masuk ke objek wisata di Banda Neira sangat terjangkau. Berikut estimasi harga:
Benteng Belgica: Rp10.000 – Rp20.000/orang
Benteng Nassau: Gratis
Museum Rumah Budaya Banda: Rp15.000/orang
Tur perkebunan pala: Rp30.000 – Rp50.000/orang
Gunung Api Banda: Rp50.000 – Rp100.000 (belum termasuk guide Rp200.000 – Rp300.000)
Snorkeling & diving trip: Rp250.000 – Rp500.000/orang (paket boat trip, termasuk alat snorkeling)
Fasilitas & Aktivitas Wisata di Banda Neira
Wisata Sejarah
Benteng Belgica: Ikon Banda Neira dengan pemandangan spektakuler ke arah Gunung Api Banda.
Benteng Nassau: Jejak kekuasaan Belanda yang kini menjadi spot foto menarik.
Rumah Pengasingan Bung Hatta & Sjahrir: Bangunan bersejarah yang menyimpan banyak kisah perjuangan.
Wisata Alam & Bahari
Snorkeling & Diving: Pulau Hatta dan Pulau Rhun menjadi favorit dengan karang yang masih terjaga.
Gunung Api Banda: Mendaki gunung aktif setinggi ±650 mdpl dengan panorama lautan dan pulau-pulau kecil.
Pantai Pasir Putih Pulau Rhun: Tempat sempurna untuk bersantai.
Wisata Budaya & Kuliner
Tur rempah: Menyaksikan langsung proses panen pala dan cengkeh.
Kuliner khas: Ikan asap Banda, nasi pala, hingga cemilan berbahan dasar sagu.
Tips Berkunjung ke Banda Neira
Waktu terbaik: Oktober–Desember dan Maret–April, saat cuaca cerah dan laut tenang.
Bawa uang tunai: ATM terbatas, tidak semua tempat menerima pembayaran digital.
Pakaian: Gunakan pakaian ringan, bawa sandal gunung, topi, dan sunblock.
Perlengkapan snorkeling: Bisa sewa di Banda, tapi lebih baik bawa sendiri untuk kenyamanan.
Jaga lingkungan: Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke laut.
Rekomendasi Hotel & Penginapan di Banda Neira
The Maulana Hotel
Lokasi: Jl. Pelabuhan, Banda Neira
Harga: Rp700.000 – Rp1.000.000/malam
Fasilitas: Bergaya kolonial, restoran, view laut
Cilu Bintang Estate
Lokasi: Dekat Benteng Belgica
Harga: Rp400.000 – Rp600.000/malam
Fasilitas: Kamar nyaman, makanan lokal, tur rempah
Mutiara Guesthouse
Lokasi: Pusat Banda Neira
Harga: Rp200.000 – Rp350.000/malam
Fasilitas: Guesthouse sederhana dengan suasana hangat
Vita Guesthouse
Lokasi: Dekat Pelabuhan Banda
Harga: Rp150.000 – Rp250.000/malam
Cocok untuk backpacker
Kuliner Khas Banda Neira
Kuliner Banda Neira adalah cerminan rempah-rempah yang melimpah di tanah ini. Beberapa yang wajib di coba:
Ikan Asap Banda – di bakar dengan bumbu khas, gurih dan pedas.
Nasi Kuning Pala – nasi gurih dengan aroma pala.
Kue Bagea & Sageru – jajanan manis berbahan dasar sagu.
Papeda Kuah Kuning – makanan khas Maluku dengan ikan kuah kuning.
Itinerary Liburan Akhir Tahun di Banda Neira (4 Hari 3 Malam)
Hari 1 – Kedatangan
Tiba di Banda Neira, check-in hotel
Sore: Menyaksikan sunset dari Benteng Belgica
Malam: Makan malam ikan asap di tepi pantai
Hari 2 – Wisata Sejarah & Budaya
Pagi: Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Hatta & Sjahrir
Siang: Tur rempah pala dan cengkeh
Sore: Menjelajah Benteng Nassau
Malam: Menikmati kuliner khas Banda
Hari 3 – Wisata Bahari
Pagi: Snorkeling di Pulau Hatta
Siang: Santai di Pantai Pulau Rhun
Sore: Mendaki Gunung Api Banda (jika cuaca mendukung)
Malam: Santap malam sambil menikmati suasana kota kecil Banda
Hari 4 – Belanja & Pulang
Pagi: Belanja oleh-oleh rempah di pasar tradisional
Siang: Menikmati kopi Banda
Sore: Kembali ke Ambon
Banda Neira adalah pilihan tepat untuk destinasi wisata akhir tahun bagi kamu yang mencari pengalaman unik.
Pulau kecil ini menyajikan kombinasi lengkap: sejarah dunia, keindahan laut, kuliner khas, serta suasana damai yang sulit di temukan di tempat lain.
Jika kamu ingin menutup tahun dengan perjalanan tak terlupakan, saatnya memasukkan Banda Neira ke dalam bucket list liburan akhir tahunmu.
Yuk, siapkan rencana perjalananmu sekarang dan nikmati pesona Banda Neira, surga rempah di timur Indonesia!
(Tim)















