3 Tahun Menanti Keadilan, 48 Pohon Karet Hasil Kerja Keras di Malaysia Ditebang Orang

Kerugian Rp100 Juta dan Kronologi Penebangan Kebun

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Pilu Hadijah: Pulang Merantau dari Malaysia, 48 Pohon Karet Malah Ditebang Orang.

Kisah Pilu Hadijah: Pulang Merantau dari Malaysia, 48 Pohon Karet Malah Ditebang Orang.

Britainaja – Hadijah menghabiskan puluhan tahun bekerja keras mengadu nasib di Malaysia. Ia membanting tulang mengumpulkan sisa-sisa ringgit demi membangun kehidupan yang layak di tanah kelahirannya, Kerinci.

Namun, saat berniat menikmati buah kerja kerasnya, perempuan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini justru menelan kenyataan pahit.

Pelaku yang tidak bertanggung jawab merusak dan menebang 48 batang pohon karet milik Hadijah. Padahal tanaman produktif berusia 18 tahun tersebut menjadi tumpuan utama penghidupannya. Kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai Rp100 juta.

Bagi Hadijah, puluhan pohon karet itu bukan sekadar pelindung tanah. Di sana tertanam keringat, waktu, dan harapan besar yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun di negeri orang. Kini, tindakan semena-mena itu mengikis habis masa depan yang telah ia rancang.

Menanti Keadilan Selama Tiga Tahun

Hadijah memproses kasus perusakan kebun ini ke Polres Kerinci sejak tahun 2023. Setelah melewati penantian panjang selama hampir tiga tahun, perkara ini baru memasuki meja hijau pengadilan pada Oktober 2026. Jaksa Penuntut Umum menetapkan seorang warga Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, berinisial A sebagai terdakwa.

Baca Juga :  Dua Rumah Warga di Pendung Hilir Kerinci Ludes Terbakar

Meski persidangan sudah berjalan, Hadijah belum merasa tenang. Rasa trauma dan kecemasan terus membayangi pikirannya setiap hari. Ia selalu mengkhawatirkan kondisi kebunnya dari ancaman gangguan susulan.

Penebangan liar ini terjadi dalam dua gelombang pada rentang Juni hingga Agustus 2023. Pelaku merobohkan 13 batang pohon karet pada aksi pertama, lalu meratakan 35 batang sisanya pada aksi kedua. Dugaan kuat mengarah pada dua warga Sanggaran Agung berinisial A dan Ah yang memiliki hubungan ayah dan anak.

Baca Juga :  Arief Wismoyono Rajai Kerinci 100: Taklukkan Atap Sumatra dalam Waktu 3 Jam

Batal Merantau Demi Menjaga Lahan

Kasus ini mengubah total alur kehidupan Hadijah. Ia membatalkan rencana kembali ke Malaysia karena tidak berani meninggalkan aset tanahnya tanpa pengawasan. Ia khawatir pelaku akan kembali merusak atau menyerobot lahan karet miliknya jika ia pergi melangkah jauh.

Selama tiga tahun terakhir, Hadijah memilih menggarap lahan pertanian seadanya di kampung halaman untuk menyambung hidup. Keputusan ini menghimpit posisi finansialnya. Di satu sisi, ia membutuhkan penghasilan memadai dari luar negeri. Di sisi lain, ia harus siaga memantau kebun yang menjadi sisa-sisa harapan kehidupannya.

Kini Hadijah hanya mendambakan kepastian hukum dan rasa aman. Ia ingin menggarap lahannya sendiri tanpa bayang-bayang ketakutan atau intimidasi. Masyarakat menanti putusan hakim agar memberikan rasa adil seutuhnya bagi mantan pejuang devisa ini. (Tim)

Berita Terkait

Lima Desa di Kubang Bersatu Bentuk PS Kubang dan Luncurkan Jersey Baru
Menag Nasaruddin Umar Fokus Tugas Negara, Rektor IAIN Kerinci Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
APBD Perubahan 2026 Kerinci Sah: Bupati Monadi Prioritaskan Sekolah, Tani, dan Jalan
Operasi Dua Bulan Polres Kerinci Berhasil Amankan 24 Tersangka Kasus Narkoba
Pacu Pelayanan Publik, Dinkes Kerinci Beri Apresiasi Pegawai Teladan 2026
Polres Kerinci Sebar 700 Masker Gratis demi Melindungi Warga dari Polusi Udara
5 Pencuri Kabel Telkom Asal Sumbar Ditangkap Polisi dan 1 Buron, Ini Identitasnya
686 Mahasiswa Baru IAIN Kerinci Siap Bertransformasi di PBAK 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:18 WIB

3 Tahun Menanti Keadilan, 48 Pohon Karet Hasil Kerja Keras di Malaysia Ditebang Orang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Lima Desa di Kubang Bersatu Bentuk PS Kubang dan Luncurkan Jersey Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Menag Nasaruddin Umar Fokus Tugas Negara, Rektor IAIN Kerinci Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:36 WIB

APBD Perubahan 2026 Kerinci Sah: Bupati Monadi Prioritaskan Sekolah, Tani, dan Jalan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Operasi Dua Bulan Polres Kerinci Berhasil Amankan 24 Tersangka Kasus Narkoba

Berita Terbaru

lustrasi - Cara Mencegah Gagal Ginjal Sejak Dini. (Foto: AI)

Health

Cara Efektif Mencegah Gagal Ginjal Sejak Dini

Senin, 2 Nov 2026 - 11:14 WIB

Ilustrasi - Cara Menghapus Kontak WhatsApp di Android dan iPhone. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mudah Menghapus Kontak WhatsApp di Android dan iPhone

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:08 WIB