Britainaja – Mojang Studio kembali menghadirkan pembaruan teranyar melalui peluncuran Minecraft versi Beta 26.60.21 untuk pengguna Android via Google Play Store. Langkah ini menjadi angin segar bagi para penggemar yang selalu menantikan peningkatan performa serta kenyamanan bermain.
Berbeda dari update besar yang berfokus menambah item atau mob baru, build kali ini memprioritaskan stabilitas sistem. Mojang merapikan berbagai bug teknis yang kerap mengganggu jalannya permainan di versi Bedrock Edition.
1. Perubahan Biome: Lush Caves Makin Mudah Ditemukan
Para petualang dunia bawah tanah kini bisa menikmati pemandangan hijau Lush Caves secara lebih sering. Mojang menyesuaikan algoritma generasi dunia sehingga biome eksotis ini lebih dominan muncul di wilayah bernilai kelembapan ekstra tinggi, menggantikan Dripstone Caves atau Sulfur Caves.
Selain perubahan biome, Mojang juga merapikan struktur Abandoned Camp di area Swamp. Lokasi ini sekarang terbebas dari blok Mycelium yang tidak pada tempatnya serta mengeliminasi kemunculan blok Coarse Dirt secara acak.
2. Mekanisme Gameplay & Pertarungan Lebih Stabil
Peningkatan mekanik permainan menjadi sorotan utama dalam versi ini. Mekanisme Piston mendapat penyesuaian besar: blok yang bergerak kini memberikan dorongan atau efek damage sesuai kemampuan entitas di depannya. Shulker juga sudah bisa terdorong Piston, menyelaraskan mekanisme ini dengan Minecraft Java Edition.
Sektor pertarungan turut menerima perbaikan. Serangan Large Fireball kini tidak lagi membakar target secara permanen tanpa sebab. Selain itu, pesona Wind Burst pada senjata Mace tidak akan lagi melempar pemain ke udara saat menghantam objek non-makhluk hidup seperti perahu (Boat) atau kereta tambang (Minecart).
3. Grafis Perangkat Android Tampil Lebih Smooth
Pengguna Android merasakan peningkatan kualitas visual yang nyata. Mojang sukses membereskan isu crash dan ketidakstabilan saat mengaktifkan opsi Volumetric Lights pada pencahayaan blok. Masalah aliasing atau garis patah-patah pada Bed dan Sign ketika pencahayaan berwarna aktif juga telah teratasi secara menyeluruh.
4. Perbaikan Fitur Command, UI, dan Layanan Realms
Bagi para kreator peta yang mengandalkan command, masalah pemain mendadak keluar (kick) akibat selector command tidak menemukan entitas kini sudah hilang. Sistem Redstone pasca penggunaan perintah /fill atau /setblock pun berjalan jauh lebih akurat tanpa membuat arm Piston tersangkut.
Antarmuka pengguna (UI) mendapatkan pembaruan visual yang lebih ramah mata. Ukuran font bitmap naik menjadi 8×12 piksel untuk meningkatkan keterbacaan, lengkap dengan dukungan aksara Latin, Cyrillic, dan Yunani. Pengalaman mengelola Realms, membeli konten Marketplace, serta navigasi menu profil juga terasa jauh lebih responsif. (Tim)






