Hesti Haris: Sholawat Jadi Aksi Nyata Benteng Anak dari Candu Gadget

Mengembalikan Identitas Melayu Lewat Tradisi Berpantun

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Jambi Bersholawat di Kota Sungai Penuh.

Gerakan Jambi Bersholawat di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH, Britainaja – Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), mengajak masyarakat memaknai sholawat melampaui ucapan di bibir. Menurutnya, sholawat merupakan wujud cinta terdalam seorang hamba kepada Nabi Muhammad SAW yang harus mewujud dalam doa, pujian, dan aksi nyata sehari-hari.

Pesan penuh makna ini menggema saat beliau menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat. Acara ini berlangsung bersamaan dengan agenda Supervisi dan Evaluasi TP PKK Provinsi Jambi di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (24/06/2026).

Hadir dalam acara ini Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Sekda Alpian, S.E., M.M., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, serta jajaran OPD, BAZNAS, dan para kader PKK setempat.

Bukan Sekadar Seremonial, Sholawat adalah Obat Jiwa

Dalam arahannya, Hesti Haris meminta seluruh kader tidak terjebak menjadikan sholawat sebagai acara seremonial belaka. Beliau ingin tradisi mulia ini menjadi kebiasaan harian yang mampu menenangkan hati, mempererat persaudaraan, dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.

“Sholawat Nabi itu amalan utama yang punya kekuatan spiritual luar biasa. Rutin membaca sholawat bisa meredakan cemas, menghapus sedih, dan membantu kita menghadapi tekanan hidup dengan lebih tenang dan optimis,” ujar Hesti dengan hangat.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Lansia di Pondok Agung, Polisi Pastikan Bukan Tindak Kriminal

Beliau bermimpi melihat majelis sholawat tumbuh subur di tingkat RT, sekolah, hingga lingkungan kantor.

Menjawab Tantangan AI dan Gadget pada Anak

Di hadapan para ibu, Hesti memberikan perhatian khusus pada tantangan mengasuh anak di era internet cepat dan kecerdasan buatan (AI). Meski teknologi membuat anak lebih kreatif dan melek digital, dampak buruknya tidak kalah nyata.

Para dokter anak dan psikolog kini mengeluhkan lonjakan kasus anak yang sulit fokus, sering tantrum saat orang tua menyita ponselnya, hingga pola tidur yang berantakan.

Untuk itu, Hesti menawarkan solusi konkret:

  • Batasi Screen Time: Batasi anak menggunakan gadget maksimal 1 jam per hari.

  • Ganti dengan Aktivitas Positif: Isi waktu luang anak dengan mengaji bersama setelah Maghrib.

  • Sentuhan Emosional: Biasakan anak menghafal surat pendek dan berdiskusi tentang akhlak sebelum tidur.

Menghidupkan Kembali Tradisi Pantun Melayu

Selain siraman rohani, Hesti Haris juga membakar semangat pelestarian budaya. Beliau menyerukan agar masyarakat menghidupkan kembali tradisi berpantun dalam kehidupan sehari-hari sebagai identitas asli warga Melayu.

Beliau menceritakan pengalamannya saat menghadiri acara resmi di Jakarta. Forum tingkat tinggi tersebut tetap menggunakan pantun secara elegan dan bermartabat.

Baca Juga :  WITEX 2025: Pariwisata Islam Jadi Motor Ekonomi Global

“Berpantun itu bukan cuma hiburan saat pesta nikah atau acara adat. Ini adalah bukti tingginya kualitas budaya kita. Kita harus menggerakkan kembali tradisi lama ini,” tegasnya.

Dukungan Penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menyambut baik gerakan ini. Ia mengapresiasi TP PKK yang bergerak cepat menyentuh akar rumput. Alfin menilai Gerakan Jambi Bersholawat ini mampu mengubah perilaku generasi muda ke arah yang jauh lebih baik.

Ia juga meminta warga meningkatkan kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terombang-ambing oleh informasi hoaks di era digital.

Senada dengan sang suami, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, menegaskan bahwa kegiatan ini memegang peran penting dalam memberdayakan perempuan dan mendorong kreativitas masyarakat.

Sebagai penutup yang manis, TP PKK Provinsi Jambi membagikan bantuan buku panduan Belajar Mandiri Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an dari BAZNAS Provinsi Jambi. Acara lalu berakhir syahdu dengan lantunan sholawat dan doa bersama untuk kedamaian Bumi Jambi. (Tim)

Berita Terkait

Warung Buk Dorlan Tebar Keberkahan, Bagikan 100 Paket Nasi dan Jus Gratis di Sungai Penuh
BKPSDM Sungai Penuh Jemput Bola Kebut Persetujuan 31 Formasi CPNS Nakes 2026
Marak Modus Catut BKPSDM Sungai Penuh, Calon Pensiunan PNS Wajib Cek Ini
Ny. Sri Kartini Alfin Pimpin Persiapan Lomba PKK Tingkat Provinsi Jambi
Sekda Alpian Evaluasi Kinerja OPD: Minta Genjot PAD dan Tuntaskan Program
Pegang SK DPP, Alvia Santoni Pimpin DPC PPP Sungai Penuh Periode 2026–2031
Ulurkan Tangan untuk Ananda Oki, Warga Sungai Penuh yang Berjuang Sembuh dari Cedera Parah
Peringati Hari Anak Nasional 2026, Sekda Sungai Penuh Ajak Masyarakat Lindungi Hak Anak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warung Buk Dorlan Tebar Keberkahan, Bagikan 100 Paket Nasi dan Jus Gratis di Sungai Penuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:05 WIB

BKPSDM Sungai Penuh Jemput Bola Kebut Persetujuan 31 Formasi CPNS Nakes 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Marak Modus Catut BKPSDM Sungai Penuh, Calon Pensiunan PNS Wajib Cek Ini

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:01 WIB

Ny. Sri Kartini Alfin Pimpin Persiapan Lomba PKK Tingkat Provinsi Jambi

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:03 WIB

Sekda Alpian Evaluasi Kinerja OPD: Minta Genjot PAD dan Tuntaskan Program

Berita Terbaru