Britainaja – Industri kesehatan digital baru saja mencatat sejarah baru. InterSystems resmi mengumumkan bahwa solusi rekam medis elektronik (RME) terbaru mereka, InterSystems IntelliCare, berhasil meraih sertifikasi Medical Device Kelas IIa di bawah Medical Device Regulation (MDR) Uni Eropa (EU) 2017/745.
Pencapaian luar biasa ini menempatkan InterSystems sebagai penyedia RME AI-native pertama di dunia yang sukses memenuhi standar keamanan dan kualitas super ketat dari regulator Uni Eropa.
Sertifikasi ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) kini bisa beroperasi secara aman, bertanggung jawab, dan legal di dalam ekosistem layanan kesehatan yang penuh regulasi. Langkah ini sekaligus mempertebal rasa percaya para tenaga kesehatan dan regulator terhadap adopsi AI.
Bukan Sekadar Tempelan: AI yang Menyatu Sejak Awal
Banyak solusi di pasar saat ini hanya menambahkan AI sebagai fitur kosmetik atau aplikasi eksternal yang terpisah. Berbeda total dengan tren tersebut, InterSystems membangun IntelliCare dengan kemampuan AI yang menyatu sejak awal (integrated secara native) di atas platform andalan mereka, InterSystems TrakCare.
Pendekatan cerdas ini membawa angin segar bagi institusi kesehatan. Melalui sistem yang terintegrasi, rumah sakit dapat menyederhanakan tata kelola AI sekaligus memberikan alat kerja yang efektif untuk memangkas beban administratif dokter dan perawat—salah satu pemicu utama kelelahan kerja (burnout) pada tenaga medis.
“Kami sedang menetapkan standar baru di industri ini. AI seharusnya menjadi bagian inti dari setiap aplikasi layanan kesehatan, bukan sekadar fitur tambahan yang bersifat eksperimen,” tegas Don Woodlock, President InterSystems.
Inovasi Cerdas yang Tetap Mengutamakan Sentuhan Manusia
InterSystems IntelliCare membawa segudang inovasi untuk mendongkrak efisiensi klinis di rumah sakit. Beberapa fitur unggulannya meliputi:
-
Ringkasan Pasien Instan: Menyajikan riwayat medis pasien dalam hitungan detik.
-
Dokumentasi Klinis Otomatis: Merekam dan menyusun informasi medis secara otomatis selama proses konsultasi berlangsung.
-
Fitur Percakapan Berbasis AI: Membantu nakes berinteraksi dengan data secara lebih natural.
Menariknya, meski menggunakan teknologi yang sangat canggih, InterSystems tetap menempatkan manusia sebagai pemegang kendali penuh. Sistem ini mewajibkan tenaga kesehatan untuk meninjau dan menyetujui setiap saran dokumentasi atau tindakan medis yang diberikan oleh AI sebelum masuk ke dalam keputusan final.
Dampak Besar untuk Transformasi Kesehatan di Indonesia
Kehadiran teknologi yang mengantongi sertifikasi internasional ini menjadi jawaban tepat bagi Indonesia yang sedang gencar bermigrasi ke RME. Jaminan keamanan data dan keandalan sistem dari InterSystems memberikan rasa aman yang dibutuhkan oleh penyedia layanan kesehatan di tanah air.
Dengan rekam jejak operasional di lebih dari 80 negara, InterSystems terus memperkuat komitmennya untuk menyediakan fondasi teknologi data yang inovatif. Solusi ini siap menjawab tantangan konektivitas data (interoperabilitas) dan pengembangan kapasitas (skalabilitas) rumah sakit di masa depan.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Q: Apa itu InterSystems IntelliCare? A: InterSystems IntelliCare adalah solusi rekam medis elektronik (RME) berbasis AI-native yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi klinis dan mengurangi beban kerja administratif tenaga medis.
Q: Mengapa sertifikasi MDR Uni Eropa Kelas IIa ini penting? A: Sertifikasi ini membuktikan bahwa teknologi AI dalam IntelliCare telah memenuhi standar keamanan, kualitas, dan regulasi medis paling ketat di dunia, sehingga sangat aman digunakan untuk pelayanan pasien.
Q: Apakah AI di IntelliCare akan menggantikan peran dokter? A: Tidak. Sistem ini tetap menempatkan dokter dan tenaga medis sebagai pemegang kendali penuh. Semua saran atau dokumentasi dari AI wajib ditinjau dan disetujui oleh nakes sebelum diterapkan.
Q: Apa keunggulan RME AI-native dibanding RME biasa? A: RME biasa umumnya menggunakan AI sebagai fitur tambahan terpisah. Sementara pada RME AI-native, kecerdasan buatan sudah tertanam langsung di dalam sistem sejak awal, membuat proses pengolahan data lebih cepat, sinkron, dan minim error. (Tim)






