Arab Saudi Gunakan Teknologi AI untuk Pangkas Antrean Haji

Super Canggih, Alat AI Ini Bisa Terjemahkan 138 Bahasa di Bandara

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Arab Saudi mulai mengoptimalkan teknologi gerbang elektronik otomatis dan perangkat penerjemah berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses kepulangan jutaan jemaah dari berbagai negara.(Foto: SPA)

Pemerintah Arab Saudi mulai mengoptimalkan teknologi gerbang elektronik otomatis dan perangkat penerjemah berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses kepulangan jutaan jemaah dari berbagai negara.(Foto: SPA)

Britainaja – Pemerintah Arab Saudi membuat terobosan besar pada musim haji 1447 H / 2026 M. Mereka mengoptimalkan gerbang elektronik otomatis dan perangkat penerjemah berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini bertujuan untuk mempercepat kepulangan jutaan jemaah haji ke negara asal mereka dengan lebih nyaman.

Langkah digital ini menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas layanan haji. Melalui teknologi ini, pemerintah setempat berhasil memperlancar pemeriksaan imigrasi dan menghapus drama antrean panjang yang melelahkan bagi para tamu Allah.

Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi menegaskan bahwa penerapan sistem digital ini berfokus pada efisiensi layanan. Pihak otoritas ingin memastikan seluruh proses kepulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan.

“Kami menerapkan berbagai teknologi modern untuk mendukung kelancaran pemulangan jemaah haji,” ujar Juru Bicara Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi, Mayor Nasser Al Otaibi, melansir dari Saudi Gazette.

Menurutnya, gerbang elektronik otomatis ini membuat pemeriksaan dokumen perjalanan menjadi jauh lebih cepat dan mudah, tanpa sedikit pun menurunkan standar keamanan.

Asisten AI Kuasai 138 Bahasa, Atasi Kendala Komunikasi

Selain gerbang otomatis, otoritas Arab Saudi juga menghadirkan perangkat penerjemah elektronik berbasis AI. Hebatnya, alat pintar ini menguasai hingga 138 bahasa di dunia.

Baca Juga :  Waspada Panas Terik! Suhu di Makkah Sentuh 42°C, Jemaah Haji Diminta Lindungi Diri dari Dehidrasi

Teknologi ini mempermudah petugas bandara saat berkomunikasi dengan jemaah dari berbagai belahan dunia yang memiliki latar belakang bahasa berbeda. Kehadiran penerjemah AI ini sukses mencairkan kendala bahasa sekaligus mempercepat pelayanan di area keberangkatan internasional.

Untuk menjaga kelancaran ini, Al Otaibi menyiagakan personelnya selama 24 jam penuh di berbagai titik penting bandara. Mereka mengawal ketat rencana operasional demi memangkas waktu tunggu jemaah dengan tetap mengutamakan akurasi keamanan.

Layanan Khusus: Manjakan Jemaah Lansia dan Disabilitas

Arab Saudi sangat memedulikan jemaah kelompok rentan, seperti kaum lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Oleh karena itu, mereka menyediakan fasilitas mobile counter digital di pintu masuk dan keluar internasional.

Petugas yang membawa perangkat bergerak ini akan mendatangi langsung jemaah yang membutuhkan bantuan. Hasilnya, jemaah lansia tidak perlu lagi berdiri lama dalam antrean panjang yang menguras energi. Mereka bisa menyelesaikan seluruh administrasi perjalanan dengan sangat mudah dan cepat.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 5 Februari 2026: Amankan Gems dan Pemain Ikonik!

Indonesia Ikut Terapkan Sistem Sensor Iris Mata

Kabar baiknya, Indonesia juga menerapkan langkah digital serupa. Melansir dari Himpuh News, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menghadirkan layanan Immigration Seamless Process Corridor Gate untuk menyambut kepulangan jemaah di Tanah Air. Setelah sukses di Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda Jawa Timur kini mulai menggunakan sistem canggih ini.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa teknologi ini membuat proses imigrasi mengalir begitu saja tanpa hambatan. Jemaah bahkan tidak perlu repot-repot mengeluarkan paspor fisik mereka dari tas.

“Teknologi ini sangat memudahkan. Jemaah haji cukup berjalan melewati sensor yang akan mendeteksi Iris (mata) mereka. Prosesnya sangat cepat namun tetap mengedepankan asas kehati-hatian (prudent),” ungkap Khofifah.

Kolaborasi inovasi digital di Arab Saudi dan Indonesia ini menandai era baru pengelolaan haji modern. Kehadiran AI, sensor biometrik, dan sistem otomatisasi terbukti mampu memberikan pengalaman ibadah yang lebih humanis, aman, dan menyenangkan bagi jutaan umat Muslim dunia. (Tim)

Berita Terkait

Spesifikasi dan Harga Oppo A7 Pro Max: Baterai 10.000 mAh & Layar AMOLED 120Hz
Cara Main Free Fire di PC dan Laptop: Panduan Lengkap Anti Ribet
Kode Redeem ML 5 Agustus 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis Sekarang
Update Kode Redeem FC Mobile 5 Agustus 2026: Klaim Pemain Bintang dan Gems Gratis
Upadate Kode Redeem FF Hari Ini 5 Agustus 2026: Klaim Hadiah Gratis Garena Sekarang
Daftar Harga HP Vivo Terbaru Agustus 2026: Y, V, T, dan iQOO Series
Ini Rekomendasi Nama FF Keren Terbaru 2026 untuk Cowok, Cewek, dan Unisex
Cara Mudah Redeem dan Penggunaan Robux Gift Card Roblox
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Spesifikasi dan Harga Oppo A7 Pro Max: Baterai 10.000 mAh & Layar AMOLED 120Hz

Rabu, 5 Agustus 2026 - 02:02 WIB

Kode Redeem ML 5 Agustus 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis Sekarang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:03 WIB

Update Kode Redeem FC Mobile 5 Agustus 2026: Klaim Pemain Bintang dan Gems Gratis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Upadate Kode Redeem FF Hari Ini 5 Agustus 2026: Klaim Hadiah Gratis Garena Sekarang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Daftar Harga HP Vivo Terbaru Agustus 2026: Y, V, T, dan iQOO Series

Berita Terbaru

Kegiatan Pembukaaan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) Tahun 2026 Latsar CPNS Formasi Tahun 2024 lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Nasional

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:06 WIB