Britainaja – Pasar otomotif Jepang kembali kedatangan produk menarik. Mazda secara resmi meluncurkan versi penyegaran untuk dua mobil mungil andalan mereka, yaitu Scrum Van dan Scrum Wagon. Masuk dalam kategori kei car, mobil imut ini membawa sejumlah perubahan besar yang membuatnya tampil lebih modern dan jauh lebih aman.
Meskipun mengusung logo Mazda, kendaraan ini sebenarnya merupakan hasil kerja sama rebadge dari Suzuki Every yang juga baru saja mendapatkan penyegaran tampilan (facelift).
Kabin Lebih Modern dan Kaya Fitur Digital
Masuk ke bagian dalam kabin, Mazda tetap mempertahankan aura fungsional yang selama ini menjadi keunggulan Scrum. Namun, pabrikan asal Jepang ini memberikan sentuhan modern yang sangat terasa. Pengemudi kini bisa menikmati setir model baru dan panel instrumen digital yang menjadi standar di semua varian.
Bagi konsumen yang menginginkan kenyamanan lebih, Mazda menyediakan opsi layar hiburan (infotainment) berukuran 9 inci yang sudah terintegrasi dengan sistem navigasi. Tidak hanya itu, beberapa varian tertinggi bahkan mendapatkan fitur mewah kelas atas. Fitur tersebut meliputi kamera pemantau 360 derajat serta penghangat setir yang sangat berguna saat musim dingin.
Mesin Lincah dan Pilihan Penggerak Turbo
Untuk urusan dapur pacu, Mazda membenamkan mesin bensin berkapasitas 660 cc yang menjadi regulasi wajib kei car di Jepang. Konsumen memiliki kebebasan memilih transmisi manual atau otomatis, serta sistem penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak empat roda (4WD).
Jika membutuhkan tenaga yang lebih responsif, tersedia pula pilihan mesin turbo. Jantung mekanis ini mampu mengembuskan daya hingga 63 tenaga kuda (hp).
Soal harga, mobil ini ramah di kantong. Di pasar domestik Jepang, Mazda menjual Scrum facelift dengan harga mulai dari US$ 8.500. Angka tersebut setara dengan Rp 151,4 juta (menggunakan asumsi kurs Rp 17.814 per dolar AS).
Tantangan Baru: Chery Siapkan Mobil Listrik Mungil untuk Pasar Jepang
Persaingan di pasar mobil mungil Jepang tampaknya akan semakin membara. Raksasa otomotif asal Tiongkok, Chery, juga tengah bersiap meluncurkan mobil listrik berukuran mini khusus untuk pasar Negeri Sakura.
Chery akan meluncurkan kendaraan ramah lingkungan ini di bawah merek baru bernama Emta. Langkah strategis ini bertujuan untuk menantang dominasi BYD Racco yang sudah lebih dulu mencuri perhatian masyarakat Jepang.
Meluncur Tahun 2027
Proyek ambisius ini berjalan di bawah bendera perusahaan patungan bernama Electric Mobility Technologies (EMT). Aliansi besar ini melibatkan kolaborasi antara Chery, Jiangsu Yueda Automobile Group, Autobacs Seven, Gotion, hingga Anest.
Merek Emta berencana melepas mobil listrik pertama mereka ke publik Jepang pada tahun 2027 mendatang. Kendaraan listrik ini akan mengusung format lima pintu dengan desain bodi kotak (boxy) khas mobil perkotaan. Banyak pengamat menilai tampilannya memiliki kemiripan kuat dengan Chery QQ Ice Cream yang saat ini sukses terjual di pasar China.
Sebagai informasi, segmen kei car menguasai hampir sepertiga total penjualan otomotif di Jepang. Dimensinya yang ringkas, konsumsi bahan bakar yang irit, serta pajak yang murah membuat mobil jenis ini selalu menjadi pilihan utama warga lokal. (Tim)






