Britainaja – Senin (30/3), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 30.000 per gram, dari Rp 2.837.000 menjadi Rp 2.807.000 per gram.
Harga buyback emas juga turun Rp 36.000, dari Rp 2.461.000 menjadi Rp 2.425.000 per gram. Selisih harga beli dan jual hari ini mencapai Rp 382.000 per gram.
Antam menetapkan dua harga emas: harga jual saat membeli di gerai Logam Mulia, dan harga buyback saat menjual kembali. Artinya, jika membeli emas pagi ini seharga Rp 2.807.000 per gram, menjualnya kembali di hari yang sama hanya dihargai Rp 2.425.000 per gram.
Perbedaan ini penting bagi investor emas batangan. Spread yang besar membuat emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Harga emas perlu naik signifikan agar menutup selisih harga jual dan buyback sekaligus memberikan keuntungan.
Sebagai ilustrasi potensi untung/rugi investasi emas:
- 23 Maret 2026: Rp 2.843.000 → -14,70% (rugi)
- 2 Maret 2026: Rp 3.135.000 → -22,65% (rugi)
- 30 Desember 2025: Rp 2.501.000 → -3,04% (rugi)
- 30 September 2025: Rp 2.234.000 → 8,55% (untung)
- 30 Juni 2025: Rp 1.880.000 → 28,99% (untung)
- 30 Maret 2025: Rp 1.806.000 → 34,27% (untung)
- 30 Desember 2024: Rp 1.528.000 → 58,70% (untung)
- 30 September 2024: Rp 1.464.000 → 65,64% (untung)
- 30 Juni 2024: Rp 1.365.000 → 77,66% (untung)
Investor disarankan memperhitungkan dua harga ini agar strategi investasi emas lebih akurat dan menguntungkan. (Tim)






