Britainaja – Pasar logam mulia dalam negeri sedang memanas. Harga emas batangan produksi Antam mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada perdagangan Jumat, 20 Februari 2026. Kenaikan sebesar Rp28.000 per gram ini menjadi kabar yang sangat di perhatikan bagi para investor yang sedang memantau pergerakan aset aman (safe haven).
Berdasarkan pembaruan data dari laman resmi Logam Mulia, pecahan satu gram kini di banderol seharga Rp2.944.000. Angka ini menunjukkan tren positif yang cukup kuat jika di bandingkan dengan posisi harga pada hari sebelumnya. Selisih kenaikan yang mencapai puluhan ribu rupiah ini mencerminkan dinamika pasar yang sedang bergairah.
Bagi mereka yang berencana melepas koleksi emasnya, harga buyback atau harga beli kembali oleh Antam juga mengalami penyesuaian. Hari ini, harga buyback di patok pada level Rp2.725.000 per gram. Perlu di ingat bahwa selisih antara harga jual dan harga beli kembali merupakan hal lumrah dalam investasi emas fisik yang perlu di hitung dengan cermat oleh pemilik modal.
Antam menyediakan berbagai variasi ukuran berat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda. Pilihan tersedia mulai dari kepingan terkecil 0,5 gram hingga batangan besar seberat 1.000 gram. Setiap ukuran memiliki selisih harga per gram yang berbeda karena adanya biaya cetak dan kebijakan operasional dari pihak Logam Mulia.
Berikut adalah daftar lengkap harga emas Antam untuk edisi Jumat, 20 Februari 2026:
Pecahan 0,5 gram: Rp1.522.000
Pecahan 1 gram: Rp2.944.000
Pecahan 2 gram: Rp5.838.000
Pecahan 3 gram: Rp8.739.000
Pecahan 5 gram: Rp14.535.000
Pecahan 10 gram: Rp28.990.000
Pecahan 25 gram: Rp72.310.000
Pecahan 50 gram: Rp144.455.000
Pecahan 100 gram: Rp288.760.000
Pecahan 250 gram: Rp721.590.000
Pecahan 500 gram: Rp1.442.900.000
Pecahan 1.000 gram: Rp2.884.600.000
Strategi Investasi Saat Harga Naik
Kenaikan harga yang cukup tajam seperti sekarang sering kali memicu dilema bagi investor pemula. Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli atau justru saatnya menjual? Secara historis, emas memang instrumen jangka panjang yang tahan terhadap inflasi. Namun, fluktuasi harian seperti kenaikan Rp28.000 ini biasanya di pengaruhi oleh kondisi geopolitik global atau nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Langkah terbaik adalah melakukan pembelian secara rutin dengan metode dollar cost averaging daripada mencoba menebak puncak atau dasar harga. Jika Anda berniat menjual, pastikan keuntungan yang di dapat sudah sesuai dengan target finansial yang di tetapkan sejak awal. Selalu pantau pergerakan harga secara berkala melalui sumber terpercaya agar setiap keputusan yang di ambil memiliki landasan data yang kuat. (Tim)















