Inilah 7 Surga Tersembunyi di Sikka yang Bikin Traveler Gagal Move On

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Pangabatang (Foto: Getty/fimela)

Pulau Pangabatang (Foto: Getty/fimela)

Britainaja – Selama ini Nusa Tenggara Timur selalu identik dengan Komodo, namun jika Anda bergeser sedikit ke arah timur Pulau Flores, Kabupaten Sikka menyimpan pesona yang jauh lebih intim dan murni. Maumere, ibu kota kabupaten ini, bukan sekadar gerbang masuk, melainkan rumah bagi deretan pantai kristal dan perbukitan yang seolah muncul dari lukisan.

Berikut adalah daftar destinasi wisata di Sikka yang wajib masuk dalam rencana perjalanan Anda:

  • Pantai Koka: Si “Dreamland” yang Tersembunyi Langkah pertama yang harus Anda ambil adalah menuju Pantai Koka. Banyak yang menyebutnya sebagai permata yang mulai terungkap, namun keindahannya tetap terjaga. Pantai ini unik karena memiliki dua garis pantai melengkung yang menyerupai angka delapan jika di lihat dari udara. Deburan ombak di sini cukup bertenaga, di hantam tebing-tebing karang raksasa yang berdiri kokoh menjaga pasir putih selembut bedak.

  • Bukit Nilo: Kedamaian di Puncak Tertinggi Bagi mereka yang mencari kedamaian batin sekaligus pemandangan kolosal, Bukit Nilo adalah pemberhentian wajib. Di puncaknya, berdiri Patung Bunda Maria Segala Bangsa setinggi 28 meter. Dari titik ini, sejauh mata memandang, Anda akan di suguhi panorama 360 derajat yang memperlihatkan lanskap Maumere, birunya laut, dan hijaunya perbukitan yang memanjakan mata.

  • Pintar Asia Beach: Spot Senja Paling Estetik Jika Anda lebih suka suasana pantai yang tenang untuk sekadar bersantai, Pintar Asia Beach menawarkan kenyamanan yang berbeda. Area ini ditata dengan lebih modern, sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati sore hari tanpa perlu repot menembus jalur ekstrem. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota menjadikannya tempat favorit untuk melihat matahari terbenam.

  • Tanjung Kajuwulu: Panggung Sabana yang Eksotis Bagi pemburu foto, Tanjung Kajuwulu adalah lokasinya. Bayangkan mendaki ratusan anak tangga untuk di sambut oleh hamparan sabana luas yang berubah warna sesuai musim, hijau segar saat penghujan atau cokelat keemasan saat kemarau. Semuanya berlatar belakang Teluk Maumere yang berkilau.

  • Museum Blikon Blewut: Lorong Waktu Sejarah Flores Jangan lewatkan sisi edukatif dari bumi Nian Tana. Museum ini menyimpan rahasia sejarah yang mencengangkan, mulai dari fosil gajah purba hingga artefak kuno masyarakat Flores. Koleksi kain tenun ikatnya pun tak kalah memukau, di mana setiap motifnya menyimpan filosofi mendalam tentang penghormatan terhadap leluhur.

  • Hutan Mangrove Mageloo: Kesejukan di Pesisir Utara Sikka juga memiliki kawasan konservasi bakau yang asri. Berjalan di atas jembatan kayu yang membelah rimbunnya pohon mangrove memberikan sensasi sejuk yang berbeda dari panasnya pantai. Tempat ini adalah bukti nyata keberhasilan masyarakat lokal dalam menjaga ekosistem pesisir.

  • Pulau Pangabatang: Surga Snorkeling yang Tak Terjamah Untuk pengalaman yang lebih privat, menyeberanglah ke Pulau Pangabatang. Air laut di sini sangat jernih sehingga Anda bisa melihat terumbu karang langsung dari atas perahu. Ini adalah definisi sebenarnya dari pulau terpencil yang menawarkan ketenangan total.

Baca Juga :  Arah Baru Pariwisata Indonesia 2026: Mengejar Kualitas Bukan Sekadar Kuantitas

Tips Perjalanan: Sikka memiliki karakteristik wisata yang sangat kontras antara pegunungan dan laut. Satu hal yang jarang di ketahui wisatawan adalah bahwa terumbu karang di Teluk Maumere merupakan salah satu yang paling cepat pulih pasca bencana alam, menjadikannya situs diving yang luar biasa.

Baca Juga :  10 Tempat Wisata Terbaik di Semarang: Pesona Budaya, Alam, dan Sejarah dalam Satu Kota

Tips bagi pelancong: waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan Mei hingga September. Selain cuaca cerah, pada periode ini biasanya sering di adakan festival budaya lokal yang memungkinkan Anda melihat proses pembuatan tenun ikat secara langsung. Pastikan juga mencoba kuliner ikan kuah asam khas Maumere yang segar sebelum melanjutkan petualangan Anda. (Tim)

Berita Terkait

Polres Kerinci Pastikan Keamanan dan Kelancaran Wisata Lebaran
Kerinci Targetkan 100 Ribu Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka
Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan
Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula
Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris
Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden
Menghirup Kesegaran Hutan Pinus Limpakuwus, Paru-paru Hijau di Kaki Slamet
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:00 WIB

Polres Kerinci Pastikan Keamanan dan Kelancaran Wisata Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00 WIB

Kerinci Targetkan 100 Ribu Wisatawan saat Libur Lebaran 2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:30 WIB

Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:31 WIB

Panduan Lengkap Liburan Nyaman saat Puasa Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula

Berita Terbaru