Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2026: Intip Tahapan Penentuan Awal Puasa 1447 H

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2026: Intip Tahapan Penentuan Awal Puasa 1447 H (Foto: kompas)

Ilustrasi. Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2026: Intip Tahapan Penentuan Awal Puasa 1447 H (Foto: kompas)

Britainaja – Umat Muslim di tanah air mulai bersiap menyambut kehadiran bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kehangatan suasana menjelang puasa ini biasanya di barengi dengan satu pertanyaan besar: kapan tepatnya kita mulai melaksanakan salat Tarawih pertama? Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengagendakan Sidang Isbat sebagai prosedur resmi untuk menjawab keraguan tersebut dan menyeragamkan langkah ibadah seluruh umat.

Berdasarkan rujukan resmi dari BAZNAS, penentuan awal bulan dalam kalender Hijriah di Indonesia tidak di lakukan secara sembarangan. Pemerintah memadukan dua disiplin ilmu yang saling menguatkan, yakni metode hisab atau perhitungan astronomis yang sangat akurat serta rukyatul hilal yang melibatkan pengamatan langsung terhadap kemunculan bulan sabit muda di ufuk barat.

Kapan Sidang Isbat Digelar?

Momen krusial ini di jadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 Hijriah, waktu di mana posisi bulan mulai di pantau dengan saksama. Kemenag memastikan bahwa perhelatan ini bukan sekadar formalitas internal, melainkan sebuah forum besar yang melibatkan banyak elemen masyarakat.

Baca Juga :  Isi Pertemuan Rismon Sianipar dan Jokowi di Solo, Sampaikan Maaf dan Akui Ijazah Asli

Rangkaian sidang nantinya melibatkan perwakilan ormas-ormas Islam, duta besar dari negara-negara sahabat, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga pakar astronomi dari BMKG. Kehadiran pihak Mahkamah Agung dan DPR RI juga memastikan bahwa keputusan yang di ambil memiliki landasan hukum dan keterwakilan rakyat yang kuat. Jika hilal berhasil terverifikasi pada sore hari itu, maka 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sebaliknya, jika bulan belum terlihat, maka bulan Sya’ban akan di genapkan menjadi 30 hari.

Memahami Tiga Tahapan Utama Sidang

Proses pengambilan keputusan di lakukan melalui tiga fase transparan agar publik memahami dasar penetapannya:

  1. Eksposisi Astronomis (Hisab): Acara di mulai dengan paparan terbuka oleh tim ahli falak. Di sini, data mengenai ketinggian hilal dan elongasi bulan di seluruh wilayah Indonesia di kupas secara teknis. Ini adalah landasan teoretis sebelum mata manusia melihat langsung ke langit.

  2. Validasi Lapangan (Rukyat): Petugas Kemenag akan di sebar ke sedikitnya 37 titik pantau strategis di berbagai provinsi. Lokasi ini di pilih karena memiliki pandangan luas ke arah cakrawala tanpa hambatan fisik, guna memverifikasi apakah perhitungan data di atas kertas selaras dengan kenyataan di alam.

  3. Sidang Musyawarah Tertutup: Pada tahap final, para pengambil kebijakan akan berkumpul secara tertutup. Mereka mengadu data perhitungan dengan laporan faktual dari lapangan. Setelah mufakat tercapai, keputusan tersebut baru akan diumumkan secara luas kepada masyarakat melalui konferensi pers.

Baca Juga :  Prediksi Lebaran 2026: 20 atau 21 Maret? Ini Penjelasannya

Tips Persiapan Menuju Ramadan 1447 H

Sembari menanti ketukan palu dari Kementerian Agama, ada baiknya masyarakat mulai menyiapkan diri secara fisik dan mental. Mengingat perbedaan cuaca yang mungkin terjadi saat pemantauan hilal, kepastian awal puasa memang bisa saja bergeser satu hari. Namun, yang terpenting adalah menjaga semangat kebersamaan dan toleransi jika terdapat perbedaan metode di tingkat akar rumput.

Pastikan Anda memantau saluran berita resmi agar tidak terjebak dalam di sinformasi atau hoaks mengenai tanggal awal puasa yang sering beredar di media sosial. Menyiapkan agenda ibadah keluarga dan membersihkan tempat ibadah di lingkungan rumah bisa menjadi aktivitas positif untuk menyambut bulan penuh berkah ini dengan hati yang lapang. (Tim)

Berita Terkait

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:12 WIB

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Bikin Ruang Tamu Sejuk Tanpa AC. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Mudah Bikin Ruang Tamu Sejuk Tanpa AC, Hemat Listrik

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:25 WIB

Ilustrasi - Cara Membersihkan Kotoran Telinga Tanpa Dikorek. (Foto: AI)

Health

Cara Aman Membersihkan Kotoran Telinga Tanpa Dikorek

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:19 WIB

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB