Britainaja – Pekalongan selama ini memang identik dengan julukan Kota Batik. Namun, jika Anda masuk lebih dalam ke wilayah kabupatennya, tersimpan deretan destinasi alam yang mampu menyegarkan mata sekaligus pikiran. Perpaduan antara dataran tinggi yang sejuk dan kreativitas warga lokal menciptakan titik-titik wisata yang layak masuk dalam daftar rencana liburan Anda selanjutnya.
Salah satu primadona yang sedang naik daun adalah Curug Bajing. Air terjun ini menawarkan kemegahan debit air yang jatuh dari ketinggian, di kelilingi rimbunnya hutan tropis. Akses menuju ke sana kini sudah jauh lebih tertata, memungkinkan pengunjung menikmati suara gemericik air tanpa harus bersusah payah menembus jalur yang ekstrem. Bagi pencari ketenangan, atmosfer di sini sungguh menenangkan jiwa.
Bergeser ke area yang lebih modern, terdapat Bengkelung Park yang memadukan pesona sungai jernih dengan fasilitas kekinian. Tempat ini menjadi favorit baru bagi keluarga yang ingin mengajak anak-anak bermain air di alam terbuka namun tetap merasa aman. Anda bisa duduk di tepian sungai sambil menikmati bekal, atau sekadar berfoto di spot-spot estetik yang memang disiapkan untuk mengisi galeri ponsel Anda.
Jika Anda merindukan suasana pegunungan yang berkabut, Black Canyon di Petungkriyono wajib di kunjungi. Nama ini bukan sekadar gaya-gayaan; formasi batuan hitam yang kontras dengan air sungai yang bening kehijauan menciptakan pemandangan yang dramatis. Di sini, pengunjung tidak hanya melihat-lihat, tapi juga bisa mencoba aktivitas pemacu adrenalin seperti river tubing yang mengasyikkan.
Tak lengkap rasanya ke Pekalongan tanpa menyentuh sisi budayanya. Museum Batik Pekalongan tetap menjadi destinasi wajib untuk memahami mengapa kota ini diakui dunia. Di sini, narasi tentang sehelai kain bukan sekadar teknik mewarnai, melainkan cerita tentang sejarah, doa, dan filosofi hidup masyarakat pesisir yang diwariskan turun-temurun.
Waktu Terbaik Mengunjungi Pekalongan
Pekalongan memiliki karakteristik cuaca yang unik karena berada di pesisir sekaligus memiliki wilayah pegunungan. Untuk wisata alam seperti Curug atau Black Canyon, usahakan datang saat musim kemarau atau di luar puncak musim hujan (Mei-September). Hal ini demi memastikan debit air tetap jernih dan jalur trekking tidak licin. Selain itu, jika ingin berburu batik dengan harga miring namun kualitas premium, sempatkan mampir ke Pasar Setono di pagi hari sebelum kerumunan wisatawan mulai memadati area tersebut. (Tim)















