Aurélie Moeremans Jadikan ‘Broken Strings’ Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aurélie Moeremans Jadikan 'Broken Strings' Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu (Foto: Instagram/@aurelie)

Aurélie Moeremans Jadikan 'Broken Strings' Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu (Foto: Instagram/@aurelie)

Britainaja – Luka masa lalu sering kali bersembunyi di balik senyum yang tampak sudah pulih. Hal inilah yang di rasakan oleh aktris Aurélie Moeremans. Di balik peluncuran memoar pribadinya yang bertajuk Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, tersimpan sebuah perjalanan emosional yang intens. Aurélie mengakui bahwa saat ia mulai merangkai kata demi kata dalam buku tersebut, kondisi mentalnya sebenarnya belum pulih seutuhnya.

Baginya, menulis bukan sekadar hobi atau pekerjaan profesional, melainkan sebuah bentuk terapi personal. Melalui proses penulisan yang panjang, ia mencoba membongkar kembali memori kelam masa remajanya yang selama ini terpendam rapat. Langkah ini membantunya untuk memahami setiap serpihan luka yang ternyata masih membekas kuat di dalam ingatan dan raganya.

“Proses menulis buku ini justru menjadi bagian dari perjalanan saya untuk sembuh,” ungkap Aurélie saat berbagi cerita dengan media di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. Ia meluruskan anggapan bahwa buku ini di tulis setelah ia merasa benar-benar baik saja. Sebaliknya, justru dengan menulis, ia menemukan keberanian untuk menghadapi rasa sakit yang selama bertahun-tahun ia hindari.

Baca Juga :  Amanda Manopo Resmi Menikah dengan Kenny Austin, Cinta Lokasi Berakhir di Pelaminan

Aktris berusia 32 tahun ini menyadari bahwa banyak kenangan yang ia kira sudah selesai, ternyata masih “tinggal” di dalam tubuh dan pikirannya. Saat memori itu muncul satu per satu di atas kertas, Aurélie mulai mendapatkan perspektif baru atas peristiwa yang di alaminya. Menariknya, proses kreatif ini perlahan menghapus rasa bersalah yang selama ini ia arahkan kepada dirinya sendiri.

Bintang berdarah Belgia ini menegaskan komitmennya untuk tidak mengomersialkan trauma yang ia alami. Fokus utamanya sejak awal adalah berbagi pengalaman dengan para penyintas lainnya agar mereka tidak merasa berjuang sendirian. Hal ini di buktikan dengan keputusannya merilis versi e-book secara gratis di awal peluncurannya, demi menghindari kesan “menjual kesedihan”.

Namun, derasnya respon positif dan permintaan dari publik membuat Aurélie akhirnya bersedia merilis versi cetak bersama Ohara Books. Keputusan ini di ambil bukan karena mengejar angka penjualan, melainkan untuk memberikan akses yang lebih luas dan berkelanjutan bagi pembaca yang ingin menyimpan kisah inspiratif ini secara fisik, atau memberikannya kepada orang-orang terkasih sebagai bentuk dukungan moral.

Baca Juga :  Program Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Desember 2025

Secara psikologis, apa yang di lakukan Aurélie dikenal dengan istilah expressive writing atau menulis ekspresif. Metode ini sering di rekomendasikan oleh para ahli kesehatan mental untuk membantu seseorang memproses trauma. Dengan mengubah ingatan traumatis yang abstrak menjadi bentuk narasi yang konkret, beban emosional dalam otak seringkali berkurang. Langkah Aurélie merilis karyanya secara gratis di awal menunjukkan integritasnya sebagai figur publik yang lebih mementingkan dampak sosial daripada sekadar royalti.

Tips bagi Anda yang mungkin sedang mengalami masa sulit: mulailah dengan menulis jurnal harian tanpa perlu memikirkan tata bahasa yang benar. Seperti yang di contohkan Aurélie, tujuan utama menulis secara personal adalah untuk “mengeluarkan” isi pikiran agar tidak terus-menerus membebani mental. Jika di rasa terlalu berat, jangan ragu untuk melakukan proses ini di bawah pengawasan tenaga profesional seperti psikolog agar pemulihan trauma berjalan lebih terarah. (Tim)

Berita Terkait

Buka Suara Soal Perceraian, Jule Akui Kesalahan pada Na Daehoon
Klarifikasi Jule: Permintaan Maaf Terbuka dan Keputusan Fokus Menjadi Diri Sendiri
Babak Baru Siskaeee: Tinggalkan Konten Dewasa Demi Belajar Jurnalistik
Link Baca Buku Gratis Broken Strings Karya Aurélie Moeremans, Memoar Jujur Melawan Child Grooming
Grup WhatsApp Video Viral yang Menjadi Magnet Warganet
Link Video Viral yang Diburu Warganet, Bahaya Mengintai di Baliknya
Tren Link Grup WhatsApp 2026: Dari Komunitas Hobi Hingga Ladang Cuan Digital
Viral Video Botol Golda di Media Sosial: Fakta Sebenarnya dan Bahaya Jebakan Link Palsu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:00 WIB

Buka Suara Soal Perceraian, Jule Akui Kesalahan pada Na Daehoon

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:27 WIB

Klarifikasi Jule: Permintaan Maaf Terbuka dan Keputusan Fokus Menjadi Diri Sendiri

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:00 WIB

Babak Baru Siskaeee: Tinggalkan Konten Dewasa Demi Belajar Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 12:00 WIB

Link Baca Buku Gratis Broken Strings Karya Aurélie Moeremans, Memoar Jujur Melawan Child Grooming

Senin, 19 Januari 2026 - 11:00 WIB

Aurélie Moeremans Jadikan ‘Broken Strings’ Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu

Berita Terbaru