Mengapa Short Getaway Jadi Primadona Wisatawan Akhir Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Short Getaway Jadi Primadona Wisatawan Akhir Tahun (Foto: gemini/britainaja.com)

Mengapa Short Getaway Jadi Primadona Wisatawan Akhir Tahun (Foto: gemini/britainaja.com)

Britainaja – Gairah masyarakat untuk mengeksplorasi tempat baru tidak menunjukkan tanda-tanda surut sepanjang 2025. Perpaduan antara kalender libur nasional yang strategis, cuti bersama yang panjang, hingga euforia perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menciptakan gelombang perjalanan yang masif. Mulai dari pelarian singkat ke pinggiran kota hingga perjalanan lintas benua, tren bepergian kini telah bergeser menjadi sebuah kebutuhan gaya hidup yang lebih terencana sekaligus fleksibel.

Menariknya, akomodasi kini tak lagi sekadar tempat menaruh koper atau sekadar melepas lelah di malam hari. Bagi pelancong modern, hotel, vila, hingga apartemen telah berevolusi menjadi bagian inti dari narasi liburan itu sendiri. Berdasarkan data internal tiket.com pada kuartal keempat (Q4) 2025, angka pemesanan akomodasi meroket hingga 12% jika dibandingkan dengan awal tahun. Lonjakan ini membuktikan bahwa momentum hari besar tetap menjadi penggerak utama industri pariwisata di Indonesia.

Pola Perilaku Wisatawan: Cepat, Dekat, dan Hangat

Cisyelya Bunyamin, petinggi di bidang akomodasi tiket.com, memberikan pandangan bahwa pola tahunan ini cenderung konsisten namun kian matang. Wisatawan kini lebih selektif dan mulai memesan jauh-jauh hari untuk mengamankan tempat terbaik di musim puncak (peak season). Data menunjukkan bahwa mayoritas orang memilih waktu check-in pada rentang 21 hingga 27 Desember 2025, sebuah “pekan keramat” bagi keluarga yang ingin menutup tahun dengan suasana berbeda.

Baca Juga :  5 Hotel Bertema Unik di Indonesia untuk Liburan Singkat Rasa Petualangan

Dominasi short getaway atau liburan singkat menjadi sorotan utama dalam pola perjalanan akhir tahun ini. Dengan rata-rata durasi menginap sekitar 1,5 hari, masyarakat cenderung memilih destinasi yang aksesibel tanpa harus menghabiskan waktu lama di jalan. Jakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya tetap menjadi magnet utama, namun Bogor muncul sebagai kejutan baru dalam daftar lima besar destinasi domestik terpopuler.

Analisis Pergeseran Preferensi Wisatawan 2026

Jika kita membedah lebih dalam, masuknya Bogor ke dalam jajaran destinasi favorit menandakan adanya kejenuhan masyarakat urban terhadap pusat kota yang terlalu padat. Wisatawan kini mencari “ruang napas” yang menawarkan udara segar namun tetap terjangkau secara logistik. Selain itu, akomodasi tipe non-hotel seperti vila dan apartemen kian di gemari untuk family trip. Privasi dan fasilitas dapur mandiri menjadi alasan kuat mengapa penginapan jenis ini di anggap lebih memberikan kenyamanan layaknya di rumah sendiri (home away from home).

Baca Juga :  Staycation di Sharma Springs, "Istana" Bambu Tersembunyi di Bali

Di kancah internasional, Asia Tenggara masih memegang kendali sebagai destinasi jarak dekat favorit. Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura menjadi pilihan utama karena kemudahan akses penerbangan dan persyaratan masuk yang relatif simpel. Bagi industri pariwisata, tren ini adalah sinyal bahwa fleksibilitas dan nilai tambah (seperti promo cashback atau fasilitas ekstra) menjadi penentu utama dalam memenangkan persaingan di pasar akomodasi yang semakin kompetitif.

Sebagai langkah konkret untuk mendukung antusiasme ini, program seperti Stay with Benefits hadir untuk memberikan apresiasi bagi mereka yang loyal melakukan pemesanan dalam jumlah tertentu. Inisiatif seperti ini tidak hanya menguntungkan konsumen dari sisi finansial, tetapi juga membantu menjaga loyalitas pelanggan di tengah banyaknya pilihan platform perjalanan saat ini. (Tim)

Berita Terkait

Tanpa Macet! Nikmati Libur Lebaran Mewah dengan Staycation di Jantung Jakarta
Rekomendasi Glamping Nyaman di Puncak: Sensasi Tidur di Alam Tanpa Ribet
Rekomendasi Hotel Murah di Kuta Bali: Dari Kemewahan Bintang 5 Hingga Low Budget
Staycation di Sharma Springs, “Istana” Bambu Tersembunyi di Bali
Rekomendasi Hotel Strategis di Bandung: Akses Mudah ke Kuliner Otista dan Pusat Kota
Caplang di Vue Palace Artotel Bandung: Sensasi Makan Mewah Harga Mahasiswa Rp50 Ribu
7 Rekomendasi Hotel di Bandung dengan Fasilitas Bathtub untuk Staycation Nyaman
Rekomendasi Hotel Murah di Lombok Fasilitas Terbaik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Tanpa Macet! Nikmati Libur Lebaran Mewah dengan Staycation di Jantung Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:02 WIB

Rekomendasi Glamping Nyaman di Puncak: Sensasi Tidur di Alam Tanpa Ribet

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:30 WIB

Rekomendasi Hotel Murah di Kuta Bali: Dari Kemewahan Bintang 5 Hingga Low Budget

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:00 WIB

Staycation di Sharma Springs, “Istana” Bambu Tersembunyi di Bali

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:00 WIB

Rekomendasi Hotel Strategis di Bandung: Akses Mudah ke Kuliner Otista dan Pusat Kota

Berita Terbaru

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki keluar dari Kampus Universitas Muhammadiyah usai memberikan sambutan pada momen Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah, Jumat (20/3/2026). (KOMPAS.com)

Nasional

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Mar 2026 - 16:00 WIB

Uilliam Barros dihukum skorsing dua pertandingan karena terkena kartu merah di laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC. (Foto: Instagram/@uilliambarros94)

Nasional

AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan

Jumat, 20 Mar 2026 - 14:00 WIB