Kapan Masa Pertumbuhan Anak Perempuan Berhenti? Simak Penjelasan Medis Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pertumbuhan Anak Perempuan (Foto: pixabay)

Ilustrasi Pertumbuhan Anak Perempuan (Foto: pixabay)

Britainaja – Banyak orang tua penasaran mengenai fase pertumbuhan fisik buah hati mereka, terutama anak perempuan. Pertumbuhan tinggi badan pada remaja putri merupakan proses biologis yang kompleks, melibatkan sinergi antara faktor genetik, asupan nutrisi, hingga peran hormon yang mulai aktif sejak masa pubertas.

Masa pubertas menjadi titik balik penting di mana hormon estrogen dan progesteron mulai bekerja secara aktif. Selain memicu perkembangan organ reproduksi, fase ini juga di tandai dengan lonjakan tinggi badan yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

Namun, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa proses penambahan tinggi badan ini memiliki batas waktu. Mengetahui kapan masa pertumbuhan tersebut berakhir sangat krusial guna memantau kesehatan serta memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan optimal.

Usia Berapa Anak Perempuan Berhenti Tumbuh?

Secara medis, tidak ada angka pasti yang berlaku seragam untuk setiap anak karena perbedaan kondisi fisik masing-masing individu. Meski demikian, mayoritas remaja putri biasanya telah mencapai tinggi badan maksimal mereka saat memasuki usia 15 tahun.

Baca Juga :  7 Pantai Tersembunyi di Malang yang Wajib Masuk Bucket List Liburanmu

Biasanya, anak perempuan akan mengalami fase lonjakan pertumbuhan (growth spurt) selama kurang lebih dua tahun di masa pubertas. Fase ini umumnya di mulai bersamaan dengan perkembangan payudara dan cenderung melambat secara drastis sekitar enam bulan sebelum datangnya siklus menstruasi pertama.

Mengutip penjelasan dari American Academy of Pediatrics (AAP) via BabyCenter, setelah mengalami menstruasi pertama (menarche), potensi pertumbuhan tinggi badan anak perempuan hanya tersisa sedikit. “Rata-rata anak perempuan masih bisa bertambah tinggi sekitar 5 cm setelah menstruasi pertamanya, namun pertumbuhan setelah titik itu biasanya sangat jarang terjadi,” tulis laporan tersebut.

Mengapa Pertumbuhan Berhenti?

Anak perempuan cenderung berhenti tumbuh lebih cepat di bandingkan laki-laki karena masa pubertas mereka di mulai lebih awal. Secara fisiologis, pertumbuhan terjadi pada bagian ujung tulang panjang di lengan dan kaki yang memiliki lempeng pertumbuhan.

Baca Juga :  5 Kunci Sederhana Meningkatkan Memori dan Kreativitas Anak: Panduan Praktis untuk Orang Tua

Ketika menstruasi sudah rutin, kadar hormon estrogen yang meningkat akan memicu penutupan lempeng pertumbuhan tersebut. Begitu lempeng ini menutup, secara otomatis tinggi badan anak tidak akan bertambah lagi. Kendati demikian, faktor genetik dan pola hidup sehat terkadang memungkinkan sedikit penambahan tinggi hingga usia 16 atau 17 tahun pada beberapa kasus.

Faktor yang Mempengaruhi Hasil Akhir Pertumbuhan

Tinggi badan maksimal tidak hanya soal usia, tapi juga kualitas hidup. Masalah kekurangan gizi atau adanya penyakit kronis tertentu bisa menjadi penghambat utama pertumbuhan anak, bahkan dapat menghentikannya lebih awal dari yang seharusnya.

Untuk mendukung perkembangan tulang yang ideal, orang tua di sarankan memastikan anak mendapatkan asupan kalsium, vitamin D, dan protein yang mencukupi. Selain nutrisi, aktivitas fisik ringan namun rutin seperti berenang, bersepeda, atau berjalan kaki sangat di anjurkan untuk menjaga kesehatan tulang tanpa risiko cedera berlebih. (Tim)

Berita Terkait

Risiko Mandi Saat Tubuh Berkeringat dan Tips Aman Menyegarkan Diri
Sejarah Lengkap dan Dampak Multisektoral Pandemi COVID-19: Evolusi Krisis Global yang Mengubah Peradaban Dunia
Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Ini 6 Rahasia Kesehatan di Balik Bawang Putih
Rahasia Gizi Makanan Kukusan: Pakar IPB Bongkar Fakta yang Sering Terlupakan
Cara Mudah Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Kesehatan 2026, Deteksi Penyakit Sebelum Terlambat
Ragam Manfaat Daun Ruku-Ruku untuk Kesehatan dan Tips Mengolahnya
Cara dan Syarat Pemutihan BPJS Kesehatan Desember 2025 untuk Hapus Tunggakan
Waspada! Tujuh Tanda Sakit Punggung Bagian Atas yang Perlu Diperiksakan ke Dokter
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:00 WIB

Risiko Mandi Saat Tubuh Berkeringat dan Tips Aman Menyegarkan Diri

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:00 WIB

Sejarah Lengkap dan Dampak Multisektoral Pandemi COVID-19: Evolusi Krisis Global yang Mengubah Peradaban Dunia

Senin, 12 Januari 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Ini 6 Rahasia Kesehatan di Balik Bawang Putih

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:30 WIB

Rahasia Gizi Makanan Kukusan: Pakar IPB Bongkar Fakta yang Sering Terlupakan

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:39 WIB

Cara Mudah Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Kesehatan 2026, Deteksi Penyakit Sebelum Terlambat

Berita Terbaru