Britainaja – Pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia kedatangan menantang baru yang sangat serius. Jetour tengah bersiap meluncurkan lini andalan mereka, Jetour T1 i-DM. Lewat model ini, Jetour membawa teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang mengawinkan desain tangguh khas petualang dengan efisiensi tingkat tinggi.
Saat melihat mobil ini pertama kali, siluet bodinya langsung terasa familier. Jetour T1 i-DM mengadopsi tren SUV kotak modern yang saat ini sedang naik daun. Namun, jika kita membandingkannya dengan sang kakak (Jetour T2), T1 tampil sedikit lebih kalem, elegan, dan kompak.
Desain Tangguh Namun Tetap Elegan
Jetour mempertahankan karakter gagah mobil ini lewat overfender hitam, roof rail, serta pelek gagah berukuran 19 inci dengan ban 235/60.
Bagian wajah depan menjadi daya tarik utama yang paling mencuri perhatian. Pabrikan menyematkan lampu LED modern berpadu DRL delapan titik, lengkap dengan garis lampu horizontal yang membentang manis di area fascia. Kehadiran aksen warna oranye di area bumper, sisi bodi, hingga buritan sukses membuang kesan monoton dan memberikan identitas yang segar.
Kabin Nyaman dan Kaya Fitur Fungsional
Memasuki area kabin, Anda akan langsung merasakan atmosfer modern yang kental. Untuk pasar Indonesia, Jetour kemungkinan besar akan memilih dominasi warna hitam dengan jahitan oranye yang sporty, menggantikan warna hijau toska pada unit pameran.
Meskipun masih menggunakan material kulit sintetis, Jetour merakit interior mobil ini dengan sangat rapi. Dasbornya mengusung bahan empuk berdesain minimalis yang memiliki detail unik menyerupai koordinat navigasi.
Pengemudi bisa duduk nyaman berkat kursi elektrik yang memiliki setelan enam arah lengkap dengan lumbar support. Pada bagian tengah dasbor, layar infotainment raksasa berukuran 15,6 inci siap menjadi pusat kendali seluruh fitur kendaraan.
Fasilitas untuk Penumpang Belakang:
-
Ventilasi AC mandiri.
-
Port pengisian daya USB-A dan USB-C.
-
Armrest tengah yang fungsional dengan tempat cangkir (cup holder).
-
Panoramic sunroof lebar yang membuat kabin terasa jauh lebih lapang.
Catatan Bagasi: Jetour T1 i-DM menyediakan ruang bagasi yang luas. Desain lantai bagasi sengaja sedikit lebih tinggi karena insinyur Jetour menempatkan komponen kelistrikan dan baterai di area bawah mobil.
Menilik Ketangguhan Mesin PHEV Jetour
Senjata utama SUV ini berada pada sistem penggeraknya yang bernama Intelligence Dual Mode (i-DM). Sistem pintar ini menggabungkan performa mesin bensin turbo dengan motor listrik yang efisien.
Mesin bensin 1.500 cc turbo miliknya mampu memproduksi tenaga 134 Tk dan torsi 220 Nm. Ketika motor listriknya aktif bersamaan, kombinasi ini meletupkan tenaga total hingga 199 Tk dan torsi badak 310 Nm.
Untuk langkah awal di pasar Indonesia, Jetour bakal memboyong varian penggerak roda depan (FWD) terlebih dahulu, sementara varian penggerak semua roda (AWD) tetap menjadi opsi global.
Baterai Awet, Bisa Menempuh 1.000 Km Lebih!
Jetour membekali mobil ini dengan baterai berkapasitas 26-27 kWh. Pengguna tidak perlu menunggu lama saat mengisi daya, karena fitur fast charging (DC) mampu mengisi daya dari 30 hingga 80 persen hanya dalam waktu 27 menit saja. Jika menggunakan casan AC biasa, Anda membutuhkan waktu sekitar tiga jam dari kondisi 10 persen hingga penuh.
Hebatnya, saat baterai terisi penuh, mobil ini bisa melaju sejauh 100 Km hanya dengan mode listrik murni (EV mode). Jika Anda menggabungkan mesin bensin dan baterainya secara penuh, Jetour T1 i-DM sanggup menjelajah hingga lebih dari 1.000 Km!
Berapa Perkiraan Harganya?
Saat ini, publik masih menunggu pengumuman resmi terkait spesifikasi final dan harga untuk pasar Indonesia. Namun, jika Jetour berani melepas T1 i-DM di angka Rp 400 jutaan hingga Rp 500 jutaan, SUV ramah lingkungan ini berpotensi besar menjadi idola baru dan merusak pasar PHEV di Tanah Air. (Tim)






