Inara Rusli Tertekan Hebat, Rebutan Anak hingga Konflik Hukum Kuras Mentalnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inara Rusli (Foto: Ig @mommy_starla/RRI)

Inara Rusli (Foto: Ig @mommy_starla/RRI)

Britainaja – Kondisi psikologis Inara Rusli di kabarkan sedang berada di titik nadir. Mantan personel girlband Bexxa ini harus menghadapi hantaman masalah yang datang bertubi-tubi, mulai dari sengketa hak asuh anak dengan mantan suaminya, Virgoun, hingga persoalan asmara yang menyeret nama Insanul Fahmi ke ranah hukum.

Kombinasi antara tekanan publik dan urusan domestik yang tak kunjung usai membuat kesehatan mentalnya merosot tajam. Dalam konferensi pers yang di gelar di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2), tim kuasa hukumnya membedah secara transparan beban berat yang sedang di pikul ibu tiga anak tersebut.

Akses Bertemu Anak yang Kian Terbatas

Daru Quthny, salah satu kuasa hukum Inara, menjelaskan bahwa pemicu utama stres berat kliennya adalah keberadaan anak-anak yang kini berada di bawah penguasaan Virgoun. Meskipun secara hukum hak asuh seharusnya berada di tangan Inara, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Proses penjemputan anak yang tak kunjung berhasil menjadi pukulan telak bagi batinnya.

Baca Juga :  Jurusan Kuliah untuk yang Kurang Suka Matematika, tapi Peluang Kerja Tetap Terbuka Lebar

Situasi di persulit dengan adanya pembatasan akses komunikasi. Inara disebut sulit menemui buah hatinya, baik secara langsung di sekolah maupun sekadar melepas rindu melalui panggilan video. Daru menyayangkan prosedur kaku yang di terapkan pihak mantan suami, padahal sebagai ibu kandung, Inara semestinya memiliki kebebasan untuk bertemu anak-anaknya kapan saja tanpa harus terikat janji temu yang rumit.

Dampak Serangan Verbal dan Jejak Digital

Beban mental Inara semakin bertambah akibat serangan komentar negatif di ruang siber. Herlina, anggota tim hukum lainnya, menyoroti bagaimana pernyataan dari pihak keluarga Virgoun, khususnya Eva Manurung, memicu gelombang ujaran kebencian dari netizen. Narasi-narasi yang di anggap hoaks tersebut terekam dalam jejak digital yang sulit di hapus, sehingga terus menghantui kondisi psikis Inara hingga saat ini.

Di tengah kemelut tersebut, Inara juga harus bersiap menghadapi konsekuensi hukum atas laporan Wardatina Mawa terkait dugaan perselingkuhan dengan Insanul Fahmi. Meski didera ketidakpastian, Inara di kabarkan sudah menyiapkan mental untuk kemungkinan terburuk, termasuk jika harus kembali menyandang status sendiri dan berpisah dengan pendampingnya saat ini.

Baca Juga :  Netflix Guncang Pasar, Akuisisi Warner Bros Senilai Rp1.144 Triliun

Mengapa Kasus Ini Begitu Pelik?

Secara sosiologis, apa yang di alami Inara Rusli merupakan potret nyata dari betapa destruktifnya konflik pasca-perceraian yang melibatkan anak (parental alienation). Dalam banyak kasus di Indonesia, anak sering kali menjadi “alat tawar” atau korban ego dari perselisihan orang dewasa. Tekanan ini menjadi berlipat ganda bagi seorang publik figur karena adanya pengadilan massa di media sosial yang sering kali menghakimi tanpa melihat fakta hukum secara utuh.

Bagi siapa pun yang berada di posisi serupa, dukungan profesional seperti psikolog atau konselor pernikahan sangat di sarankan untuk memitigasi trauma berkepanjangan. Selain itu, penting bagi semua pihak untuk mengedepankan kepentingan terbaik anak di atas kepentingan pribadi agar tumbuh kembang mereka tidak terganggu oleh drama orang tua yang tersorot kamera setiap hari. (Tim)

Berita Terkait

Buka Suara Soal Perceraian, Jule Akui Kesalahan pada Na Daehoon
Klarifikasi Jule: Permintaan Maaf Terbuka dan Keputusan Fokus Menjadi Diri Sendiri
Babak Baru Siskaeee: Tinggalkan Konten Dewasa Demi Belajar Jurnalistik
Link Baca Buku Gratis Broken Strings Karya Aurélie Moeremans, Memoar Jujur Melawan Child Grooming
Aurélie Moeremans Jadikan ‘Broken Strings’ Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu
Grup WhatsApp Video Viral yang Menjadi Magnet Warganet
Link Video Viral yang Diburu Warganet, Bahaya Mengintai di Baliknya
Tren Link Grup WhatsApp 2026: Dari Komunitas Hobi Hingga Ladang Cuan Digital
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:05 WIB

Inara Rusli Tertekan Hebat, Rebutan Anak hingga Konflik Hukum Kuras Mentalnya

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:00 WIB

Buka Suara Soal Perceraian, Jule Akui Kesalahan pada Na Daehoon

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:27 WIB

Klarifikasi Jule: Permintaan Maaf Terbuka dan Keputusan Fokus Menjadi Diri Sendiri

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:00 WIB

Babak Baru Siskaeee: Tinggalkan Konten Dewasa Demi Belajar Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 12:00 WIB

Link Baca Buku Gratis Broken Strings Karya Aurélie Moeremans, Memoar Jujur Melawan Child Grooming

Berita Terbaru