Britainaja – Laju harga emas di pasar domestik kembali menunjukkan tren positif. Setelah sempat bergerak landai, kini harga logam mulia produksi Galeri 24 dan UBS terpantau kompak merangkak naik, memberikan sinyal hijau bagi para kolektor aset aman (safe haven) di tanah air.
Kenaikan ini menjadi angin segar sekaligus tantangan bagi masyarakat yang ingin melakukan di versifikasi investasi. Galeri 24, yang merupakan anak perusahaan PT Pegadaian, merilis daftar harga terbaru yang menunjukkan selisih kenaikan cukup terasa dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.
Tren penguatan harga ini sebenarnya tidak lepas dari kondisi ekonomi global yang masih di bayangi ketidakpastian. Ketika nilai tukar mata uang atau pasar saham sedang bergejolak, emas selalu menjadi pelarian utama investor untuk mengamankan kekayaan mereka dari gerusan inflasi.
Bagi Anda yang berencana meminang emas UBS, harga per gramnya kini di patok pada level yang lebih tinggi. Meski demikian, UBS tetap menjadi pilihan populer karena kepingannya yang variatif dan kemudahan untuk dijual kembali di berbagai gerai perhiasan maupun pergadaian.
Manajemen Galeri 24 mengingatkan bahwa fluktuasi harga emas adalah hal yang lumrah dalam perdagangan komoditas. Mereka menyarankan konsumen untuk terus memantau pergerakan harga harian secara real-time agar bisa mengambil keputusan beli atau jual di momentum yang paling menguntungkan.
Melihat rinciannya, kenaikan ini merata hampir di semua ukuran berat, mulai dari kepingan kecil 0,5 gram hingga batangan besar seberat 1.000 gram. Kondisi ini mempertegas bahwa emas masih menjadi primadona investasi jangka panjang yang paling tangguh bagi masyarakat Indonesia. (Tim)















