Britainaja – Hingga saat ini, Instagram tidak pernah menyediakan fitur resmi yang secara eksplisit dapat menunjukkan siapa saja pengguna yang sedang “mengintai” atau melakukan stalking profil Instagram Anda. Namun, ada beberapa trik dan fitur bawaan yang dapat di manfaatkan oleh pengguna untuk melacak jejak samar para pengintip tersebut tanpa perlu membahayakan keamanan akun.
Berikut adalah beberapa metode cerdas yang bisa Anda gunakan untuk memantau keberadaan para stalker rahasia di akun media sosial Anda.
1. Memanfaatkan Urutan Penonton Instagram Story
Salah satu petunjuk paling jelas yang di sediakan oleh Instagram adalah daftar penonton (viewer) pada Instagram Story. Daftar ini secara real-time menampilkan siapa saja yang telah melihat konten sementara Anda.
Anda perlu mencermati siapa yang seringkali berada di urutan teratas daftar viewer Story. Algoritma Instagram cenderung menempatkan akun yang paling sering berinteraksi, baik melalui like, komentar, maupun yang paling sering mengunjungi profil Anda, di posisi teratas. Jika ada akun yang muncul teratas padahal Anda jarang berinteraksi dengannya, atau bahkan bukan teman dekat Anda, hal itu bisa menjadi indikasi kuat bahwa akun tersebut adalah stalker profil Instagram Anda.
2. Menganalisis Data Metrik di Fitur Insights
Bagi Anda yang sudah beralih menggunakan Akun Profesional (Bisnis atau Kreator), Anda memiliki “senjata rahasia” berupa fitur Insights yang sangat berguna. Anda dapat membuka menu Insights dan memeriksa metrik yang bertajuk “Kunjungan Profil” (Profile Visits).
Meskipun fitur ini tidak akan mengungkapkan nama pengguna yang mengunjungi profil, Anda akan dapat melihat jumlah orang yang telah mengeklik profil Anda dalam kurun waktu 7 hari terakhir. Waspadai jika terjadi lonjakan angka kunjungan yang tidak wajar dan tanpa sebab. Peningkatan jumlah kunjungan yang signifikan bisa mengindikasikan adanya akun yang sedang rajin mencari tahu atau melakukan kepo pada aktivitas dan unggahan Anda.
3. Mencurigai Interaksi yang Terjadi Jeda Waktu Lama
Stalker sejati biasanya akan berani berinteraksi misalnya memberikan like atau komentar setelah mereka puas menelusuri atau scroll semua postingan terbaru maupun lama Anda. Hal ini seringkali terjadi setelah proses pengintaian selesai.
Anda patut curiga jika tiba-tiba mendapati like atau komentar pada unggahan foto atau video yang sudah Anda publikasikan berjam-jam, atau bahkan berhari-hari. Interaksi yang “telat” ini sangat mungkin disebabkan karena pengguna tersebut baru selesai menyelami kronologi dan semua konten di profil Anda.
Waspada Aplikasi Pihak Ketiga: Ancaman Keamanan Data
Saat ini, banyak aplikasi pihak ketiga, seperti FollowMeter atau InStalker, yang dipromosikan di Play Store atau App Store dengan klaim mampu menampilkan nama-nama stalker profil Instagram. Namun, Anda harus sangat waspada terhadap aplikasi semacam ini.
Untuk menggunakannya, Anda di haruskan memasukkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) Instagram Anda ke dalam sistem aplikasi tersebut. Tindakan ini sama saja dengan memberikan kunci akun Anda kepada pihak asing. Risikonya sangat besar, mulai dari akun Anda bisa diretas (di-hack), data pribadi di curi, hingga akun Anda digunakan untuk mengirim spam yang merugikan orang lain.
Cara paling aman untuk melindungi diri dari penguntit sejati adalah dengan segera mengubah pengaturan akun menjadi privat (private account). Dengan akun privat, pengguna asing harus meminta izin (request follow) terlebih dahulu sebelum mereka dapat melihat konten, foto, dan aktivitas yang Anda unggah. (Tim)















