Britainaja – Aplikasi survei berbayar kembali menjadi salah satu cara yang cukup banyak digunakan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan di tahun 2025. Berbeda dari aplikasi permainan atau platform tugas yang sering kali tidak stabil, layanan survei online pada dasarnya membayar pengguna untuk memberikan opini. Meskipun nominalnya tidak besar, metode ini dinilai paling realistis untuk memperoleh saldo DANA, OVO, GoPay, atau PayPal secara konsisten.
Namun, pengguna perlu berhati-hati dalam memilih platform. Tidak sedikit situs yang menggunakan kedok survei untuk melakukan penipuan. Karena itu, penting memastikan aplikasi yang digunakan memiliki reputasi baik dan sistem pembayaran yang jelas.
Waspada Penipuan Berkedok Survei
Prinsip utama yang perlu diingat adalah bahwa aplikasi survei yang sah tidak pernah meminta biaya pendaftaran atau biaya keanggotaan. Apabila sebuah platform meminta Anda membayar untuk dapat bergabung, kemungkinan besar itu merupakan penipuan. Klaim hadiah dalam jumlah tidak wajar, misalnya ratusan ribu rupiah untuk satu survei pendek, juga patut dicurigai.
Rekomendasi 7 Aplikasi Survei Penghasil Uang 2025
Berikut daftar aplikasi survei yang telah digunakan banyak pengguna dan terbukti menyalurkan pembayaran secara legal.
1. JakPat (Jajak Pendapat)
JakPat menjadi salah satu aplikasi paling populer di Indonesia karena praktis dan mudah digunakan. Pengguna hanya perlu menjawab pertanyaan terkait kebiasaan atau pandangan sehari-hari. Poin yang terkumpul dapat ditukar menjadi saldo e-wallet seperti DANA, OVO, GoPay, dan ShopeePay. Popularitasnya cukup tinggi karena proses penarikan tergolong cepat.
2. Google Opinion Rewards
Aplikasi ini merupakan layanan resmi dari Google sehingga tingkat keamanannya tidak diragukan. Survei yang diberikan umumnya sangat singkat, sering kali hanya beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan lokasi atau aktivitas yang baru dilakukan. Pengguna mendapatkan saldo Google Play yang bisa digunakan untuk pembelian aplikasi atau top up game. Pada wilayah tertentu, penarikan tersedia melalui PayPal.
3. AttaPoll
AttaPoll dikenal karena batas minimal penarikan yang rendah. Platform ini menawarkan survei harian dengan berbagai topik dan durasi. Pengguna dapat menarik penghasilan melalui PayPal dan kemudian memindahkannya ke e-wallet lokal. Kepopulerannya terus meningkat karena proses klaimnya sederhana.
4. Swagbucks
Swagbucks menyediakan lebih dari sekadar survei. Pengguna juga bisa mendapatkan poin dengan menonton video, mencari informasi menggunakan mesin pencarian bawaan, hingga melakukan pembelian di toko online tertentu. Poin (SB) dapat ditukar menjadi saldo PayPal atau voucher belanja digital.
5. ySense
ySense merupakan platform yang cukup lama beroperasi dan memiliki basis pengguna global. Terdapat beragam tugas seperti survei, eksperimen aplikasi, hingga misi sederhana. Sistem pembayarannya langsung melalui PayPal, sehingga pengguna tidak memerlukan perantara tambahan.
6. Milieu Surveys
Aplikasi ini dirancang khusus untuk pengguna di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Antarmukanya sederhana dan pengalaman pengguna cukup baik. Poin yang diperoleh dapat ditukar menjadi saldo e-wallet seperti OVO dan DANA, selain pilihan voucher lain yang tersedia.
7. YouGov
YouGov adalah perusahaan riset pasar internasional. Survei yang tersedia biasanya memiliki durasi lebih lama dan membutuhkan perhatian lebih, namun nilai poin yang didapat juga lebih besar. Imbalan dapat ditukarkan menjadi saldo PayPal, voucher e-commerce, atau pulsa.
Mengapa Beberapa Pengguna Jarang Mendapat Survei?
Salah satu penyebab utama adalah profil pengguna yang tidak lengkap. Perusahaan riset mencari kelompok responden dengan karakteristik tertentu. Semakin lengkap data profil seperti usia, domisili, pekerjaan, minat, dan kebiasaan belanja, semakin besar peluang mendapatkan undangan survei. Selain itu, mengaktifkan izin lokasi dan notifikasi akan meningkatkan kesempatan menerima survei relevan.
Menjawab setiap pertanyaan dengan jujur juga penting karena platform memiliki sistem untuk mendeteksi jawaban yang tidak konsisten. Jika pengguna teridentifikasi memberikan jawaban sembarangan, peluang menerima survei akan berkurang. (Tim)















