Britainaja – Pasar ponsel pintar di rentang harga Rp2 hingga 3 jutaan kini kedatangan penantang baru yang cukup ekstrem. Jika biasanya ponsel murah hanya menawarkan baterai besar sebagai nilai jual, realme C85 Pro melangkah jauh lebih berani dengan mengawinkan kapasitas daya “raksasa” dan ketangguhan fisik yang bahkan melampaui standar ponsel flagship belasan juta rupiah.
Ponsel ini bukan sekadar perangkat elektronik biasa; ia baru saja mencatatkan namanya di Guinness World Record sebagai ponsel paling kedap air di dunia. Keunggulan utamanya terletak pada sertifikasi IP69 Pro, sebuah standar yang jarang di temukan di kelasnya, yang di padukan dengan baterai masif berkapasitas 7.000 mAh.
Desain Cantik dengan Proteksi Sekelas Militer
Jangan tertipu dengan harganya yang ekonomis. Tampilan realme C85 Pro, terutama pada varian Parrot Purple, memberikan impresi elegan dengan ornamen garis metal brush yang mengingatkan kita pada tekstur bulu burung tropis. Meski mengusung baterai besar, bodinya tetap terasa ergonomis dengan bingkai flat yang mantap saat di genggam, baik untuk aktivitas harian maupun sesi gaming yang panjang.
Aspek yang paling mencuri perhatian adalah teknologi ArmorShell. Rangka aluminium alloy pada perangkat ini telah di lengkapi bantalan internal yang mampu menahan tekanan benda padat hingga 25kg. Tak berhenti di situ, realme juga menyematkan sertifikasi MIL-STD 810H, sebuah standar ketahanan ekstrem yang biasanya hanya menjadi “pemanis” di laptop kelas atas.
Menantang Maut dengan IP69 Pro
Apa sebenarnya arti dari IP69 Pro? Ini adalah level pertahanan yang sanggup menghadapi air bertekanan tinggi hingga suhu ekstrem. Dalam pengujian nyata, perangkat ini di rendam dalam air mendidih selama 20 detik dan hasilnya mengejutkan: ponsel tetap berfungsi normal tanpa kendala berarti.
Meski sempat muncul notifikasi suhu tinggi saat terkena panas ekstrem, hal tersebut adalah mekanisme pertahanan sistem untuk mendinginkan komponen internal. Setelah di basuh dengan air suhu ruang, performanya kembali lancar seketika.
Visual Jernih dengan Fitur Pintar
Sektor layar juga tidak di anaktirikan. Dengan panel AMOLED 6,8 inci beresolusi Full HD+, pergerakan visual terasa sangat halus berkat refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 4.000 nits, angka yang sangat fantastis untuk memastikan layar tetap terbaca jelas di bawah terik matahari siang hari melalui fitur AI Outdoor Mode.
Menariknya, realme menyematkan realme UI 6.0 Fluid Glass berbasis Android 15. Pengguna kelas menengah kini bisa mencicipi fitur cerdas yang biasanya eksklusif di seri mahal, seperti Circle Search, Google Gemini, hingga AI Smart Loop.
Kamera dan Performa Harian
Untuk urusan potret, kamera utama 50MP di bagian belakang mampu menghasilkan gambar yang tajam dan natural asalkan kondisi cahaya mencukupi. Meski hanya mengandalkan satu lensa fungsional di belakang dan 8MP di depan, hasilnya sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan media sosial. Namun, di sarankan untuk tidak terlalu bergantung pada fitur zoom agar kualitas detail tetap terjaga.
Dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 685, sebuah chipset 4G yang sudah sangat matang dan stabil. Di padukan dengan RAM 8GB (yang bisa di ekspansi hingga 16GB) serta memori 256GB, perangkat ini di prediksi tetap gesit hingga tiga tahun ke depan. Bahkan, realme menjamin kesehatan baterai tetap di atas 80% hingga penggunaan tahun keenam.
Untuk urusan performa, kehadiran GT Mode dan Bypass Charging—yang memungkinkan pengisian daya langsung ke sistem tanpa melalui baterai—menjadikan ponsel ini kawan setia bagi para pemain game yang ingin bermain sambil mengisi daya tanpa khawatir suhu melonjak panas. (Tim)















