Custom Royal Enfield 650: Scrambler Sangar Garapan Bogor

Detail Premium, Sentuhan Serat Karbon, dan Biaya Fantastis

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Modifikasi Royal Enfield Interceptor 650 buatan Frontwheel Motors. (FRONTWHEEL MOTORS)

Modifikasi Royal Enfield Interceptor 650 buatan Frontwheel Motors. (FRONTWHEEL MOTORS)

BritainajaRoyal Enfield Interceptor 650 terkenal sebagai motor dengan aura roadster klasik yang kental. Namun, Chandra Gunawan punya visi yang berbeda. Punggawa bengkel kustom Frontwheel Motors asal Bogor ini merombak total motor bermesin dua silinder 650 cc tersebut menjadi sebuah street scrambler yang tampak gagah dan berkarakter kuat.

Melalui konsep street scrambler, Chandra merancang motor ini agar tangguh menerjang berbagai kondisi jalan, namun tetap menawarkan kenyamanan ekstra di atas aspal. Alih-alih memilih ban dual purpose yang memiliki kembangan kasar, ia justru memasang ban aspal berkembangan tebal. Pilihan ini sukses memberikan kesan kekar sekaligus menjaga performa berkendara tetap mulus.

“Kami biasanya membuat gaya racer atau flat tracker. Tapi untuk proyek ini, kami memilih konsep street scrambler. Jadi fokusnya memang lebih banyak untuk penggunaan di jalan aspal,” ujar Chandra.

Bodi Hand Made Berkelas dan Tangki yang Lebih Ramping

Untuk mewujudkan konsep tersebut, tim Frontwheel Motors memproduksi ulang seluruh bagian bodi secara manual (hand made). Salah satu bagian paling menarik adalah tangki bensin. Mereka membuat ulang tangki tersebut menggunakan bahan aluminium.

Secara visual, bentuk tangki baru ini mengadopsi desain asli dengan skala satu banding satu. Meski begitu, Chandra memperkecil ukurannya sebanyak 2 cm pada sisi kanan dan kiri. Hasilnya, tangki menjadi lebih ramping dan memberikan kenyamanan lebih saat paha pengendara menjepitnya.

Baca Juga :  Pesona Honda Super Cub C125 2026, Gaya Klasik Teknologi Modern

Frontwheel Motors memberikan sentuhan akhir yang apik pada tangki berupa teknik hairline brush, lengkap dengan aksen warna merah melingkar yang mengelilingi emblem samping. Tidak hanya tangki, mereka juga menempa sendiri komponen lain seperti side panel, sepatbor depan dan belakang dari bahan pelat, hingga bagian handlebar.

Pada area wajah, terpasang batok lampu minimalis berbahan aluminium. Komponen kustom ini membingkai manis lampu utama bulat bawaan milik Royal Enfield Guerrilla.

Sektor kaki-kaki pun tidak luput dari ubahan. Chandra mengubah kombinasi diameter roda menjadi 19 inci di bagian depan dan 18 inci di bagian belakang. Racikan baru ini menggeser ukuran standar pabrikan yang awalnya menggunakan roda rata berukuran 18 inci.

Banjir Komponen Premium dan Sentuhan Serat Karbon

Masuk ke bagian peredam kejut, area belakang kini mengandalkan sokbreker tunggal tanpa tabung lansiran Daytona. Frontwheel Motors juga memasang skid plate serta engine guard berbahan aluminium demi melindungi bagian bawah mesin dari benturan batu atau kerikil jalanan.

Jika Anda melihat lebih dekat, motor ini bertabur komponen premium fungsional yang terpasang secara rapi dan tersembunyi. Salah satunya adalah lampu sein super kecil buatan Moto Gadget. Sebagai penanda identitas, emblem side panel tampil mencolok dengan kelir merah bertuliskan ‘fw. Scrambler’.

Baca Juga :  Hasil Sprint MotoGP Hongaria 2026: Marquez Menang Dominan

Karena pemilik motor ini gemar melakukan perjalanan jauh (touring), Frontwheel Motors tetap mempertahankan sisi fungsionalitas kendaraan. Mereka menyematkan bag rack atau braket bagasi minimalis dengan lapisan krom di bagian belakang jok kustom.

Knalpot Melengkung Tinggi dan Biaya Fantastis

Sektor pembuangan gas alias knalpot menjadi bagian yang paling mencuri perhatian. Posisinya melengkung tinggi ke atas khas motor penggaruk tanah dengan konfigurasi dual exit.

Menariknya, mereka mengganti pelindung panas knalpot bawaan yang berbahan stainless dengan material serat karbon berkualitas tinggi.

“Kami menggunakan bahan karbon untuk penutup knalpot agar bisa meredam panas dengan lebih baik. Kalau pakai bawaan pabrik, hawa panasnya masih terlalu terasa di kaki,” kata Chandra menambahkan.

Kombinasi antara komponen kustom khusus dan perintilan premium dari sektor kaki-kaki hingga sistem pencahayaan membuat proyek ini menelan biaya yang cukup fantastis. Chandra membocorkan bahwa total biaya modifikasi untuk Interceptor 650 ini menyentuh angka yang tidak sedikit.

“Proses pengerjaan ini bisa menghabiskan biaya hampir Rp 70 juta. Angka ini wajar karena kami menyematkan banyak sekali komponen kustom dan beberapa perintilannya memang masuk kategori premium,” pungkas Chandra. (Tim)

Berita Terkait

Jangan Zonk! Cek 5 Bagian Ini Sebelum Beli Honda CR-V Gen 5 Bekas
Kawasaki Siap Rilis Skutik Brusky 125 di Jakarta Fair 2026? Ini Bocorannya!
Rahasia Pilih Ban Mobil Listrik yang Tepat, Jangan Asal Ganti
Cara Mengatasi Baterai SLA Motor Listrik yang Drop
Klasemen Terbaru MotoGP 2026: Bezzecchi Nyaman Memimpin Papan Atas
Hasil Sprint MotoGP Hongaria 2026: Marquez Menang Dominan
Daftar Harga Motor Matik Murah Terbaru Juni 2026
Alasan Daihatsu Ayla Bekas Jadi Jagoan Mobil Murah Paling Irit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Jangan Zonk! Cek 5 Bagian Ini Sebelum Beli Honda CR-V Gen 5 Bekas

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:00 WIB

Custom Royal Enfield 650: Scrambler Sangar Garapan Bogor

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Kawasaki Siap Rilis Skutik Brusky 125 di Jakarta Fair 2026? Ini Bocorannya!

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Rahasia Pilih Ban Mobil Listrik yang Tepat, Jangan Asal Ganti

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:00 WIB

Cara Mengatasi Baterai SLA Motor Listrik yang Drop

Berita Terbaru

Modifikasi Royal Enfield Interceptor 650 buatan Frontwheel Motors. (FRONTWHEEL MOTORS)

Otomotif

Custom Royal Enfield 650: Scrambler Sangar Garapan Bogor

Selasa, 9 Jun 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi - Cara Sukses Budidaya Kayu Manis. Gemini

Tips & Trik

Cara Sukses Budidaya Kayu Manis: Peluang Cuan dari Rempah Kuno

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:00 WIB