Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden (Foto: visitjawatengah)

Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden (Foto: visitjawatengah)

Britainaja – Beberapa kilometer dari keramaian pusat wisata Baturraden, terdapat sebuah ceruk alami yang seolah menjadi tempat waktu berhenti berputar. Telaga Sunyi bukan sekadar nama; tempat ini adalah personifikasi dari ketenangan itu sendiri. Di kelilingi oleh tebing batu yang tertutup lumut hijau dan vegetasi hutan yang rapat, telaga ini menawarkan kejernihan air yang nyaris transparan, menyingkap batuan dasar sungai yang tampak seperti permata di bawah sinar matahari.

Berbeda dengan destinasi air terjun yang menggelegar, Telaga Sunyi menawarkan suara alam yang lebih halus—gemericik air yang jatuh perlahan dan nyanyian burung hutan yang saling bersahutan. Airnya yang berasal langsung dari mata air pegunungan Slamet terasa dingin dan menyegarkan, memberikan sensasi regenerasi instan bagi siapa pun yang membasuh diri di sana. Kedalaman telaga yang bervariasi menuntut kewaspadaan, namun bagi mereka yang mahir berenang, menyelam di sini terasa seperti masuk ke dalam dunia bawah air yang sunyi dan magis.

Baca Juga :  7 Destinasi Anti-Mainstream di Sulawesi Utara yang Jarang Diketahui Wisatawan

Aliran air dari telaga ini terus mengalir membentuk sungai kecil dengan bebatuan besar yang licin namun artistik. Di sepanjang pinggiran telaga, Anda bisa menemukan beberapa gua kecil yang menambah kesan misterius sekaligus eksotis. Kawasan ini relatif lebih tenang di bandingkan spot wisata lain di sekitarnya, menjadikannya lokasi favorit bagi para pencari inspirasi atau sekadar mereka yang ingin menjauh sejenak dari kebisingan rutinitas harian.

Kekuatan utama Telaga Sunyi terletak pada keaslian ekosistemnya yang masih terjaga. Tidak banyak bangunan permanen yang mencolok mata, sehingga mata Anda benar-benar hanya akan melihat spektrum warna hijau dan biru. Keberadaan destinasi seperti ini mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga sumber mata air di kaki gunung, karena dari sinilah kehidupan di dataran yang lebih rendah bermula. Mengunjungi tempat ini bukan hanya soal berwisata, tapi juga upaya menghargai keheningan sebagai salah satu kemewahan di era modern.

Baca Juga :  Manfaat Tak Terduga dari Teh Telur, Minuman Tradisional yang Kaya Khasiat

Tips Tambahan untuk Wisatawan:

Karena airnya yang sangat jernih, Telaga Sunyi adalah lokasi yang sempurna untuk fotografi bawah air (underwater photography). Pastikan Anda membawa pelindung ponsel atau kamera tahan air untuk menangkap momen di dalam jernihnya air pegunungan. Sangat di sarankan untuk tidak berenang terlalu jauh ke arah pusaran air jika cuaca di puncak Gunung Slamet terlihat mendung, demi menjaga keamanan dari potensi kenaikan debit air secara tiba-tiba. (Tim)

Berita Terkait

Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula
Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris
Menghirup Kesegaran Hutan Pinus Limpakuwus, Paru-paru Hijau di Kaki Slamet
Hidden Gem Lereng Slamet: Pesona Curug Minger dan Destinasi Sekitarnya
5 Wisata Baru Sekitar Bromo Viral di TikTok 2026
7 Tempat Nongkrong Hits di Bandung yang Lagi Viral 2026
Panduan Lengkap Mendaki Gunung Kerinci bagi Pemula dan Rincian Biayanya
Wajah Baru LOTTE Mart Mataram: Pusat Belanja Modern dengan Konsep Kuliner Korea yang Autentik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Menaklukkan Atap Jawa Tengah: Panduan Aman Mendaki Gunung Slamet bagi Pemula

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:00 WIB

Menyesap Kehangatan di Kaki Slamet: Dari Mendoan Raksasa hingga Sate Kelinci yang Legendaris

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

Menemukan Kedamaian di Telaga Sunyi, Ceruk Jernih di Balik Rimbun Baturraden

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:00 WIB

Menghirup Kesegaran Hutan Pinus Limpakuwus, Paru-paru Hijau di Kaki Slamet

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:00 WIB

Hidden Gem Lereng Slamet: Pesona Curug Minger dan Destinasi Sekitarnya

Berita Terbaru