Profil Tata Cahyani: Ketangguhan Ibu di Balik Prosesi Haru Pernikahan Darma Mangkuluhur

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tata Cahyani (Foto: Ig @tatacahyani)

Tata Cahyani (Foto: Ig @tatacahyani)

Britainaja – Suasana khidmat menyelimuti kediaman saat prosesi siraman Darma Mangkuluhur Hutomo berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026. Di tengah kentalnya balutan tradisi Jawa, pandangan tamu undangan tertuju pada sosok perempuan anggun yang tampak bersahaja namun menyimpan emosi mendalam. Dia adalah Raden Ayu Ardhia Pramesti Regita Cahyani Soerjosoebandoro, atau yang lebih akrab disapa Tata Cahyani.

Momen puncak yang menggetarkan hati terjadi ketika Darma melakukan sungkeman kepada sang ibu. Tata tidak mampu membendung air matanya saat putra sulungnya bersimpuh memohon doa restu. Tangisan itu bukan sekadar haru, melainkan simbol perjalanan panjang seorang ibu yang berhasil mengantarkan buah hatinya menuju gerbang kedewasaan.

Lahir di Jakarta pada 2 April 1975, kehidupan Tata sejak kecil sudah sangat akrab dengan dunia internasional. Mengikuti jejak karier sang ayah, ia menghabiskan masa pertumbuhannya di Singapura. Bekal pengalaman global ini kemudian ia pertajam dengan menempuh studi di bidang arsitektur lanskap di Universitas New South Wales, Sydney, Australia.

Latar belakang pendidikan itulah yang membuat Tata memiliki cita rasa estetika yang tinggi. Hal ini tercermin dari penampilannya yang selalu terlihat berkelas namun tetap sederhana. Namanya mulai menjadi sorotan publik luas saat ia di persunting oleh Hutomo Mandala Putra, atau Tommy Soeharto, pada tahun 1997 silam.

Baca Juga :  Profil Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata Indonesia dan Perjalanan Kariernya

Dari pernikahan yang sempat menyita perhatian publik tersebut, Tata di karuniai dua orang anak, Darma Mangkuluhur dan Radhyana Gayanti Hutami. Meski biduk rumah tangganya harus berakhir pada tahun 2006, Tata menunjukkan kelasnya sebagai perempuan bermental baja. Ia berhasil memenangkan hak asuh penuh dan mendedikasikan hidupnya untuk membesarkan kedua anaknya dengan mandiri.

Selama hampir dua dekade terakhir, Tata memilih menetap di Singapura untuk menjauhkan anak-anaknya dari hiruk-pikuk pemberitaan yang berlebihan. Di sana, ia berkembang menjadi sosok yang aktif di dunia bisnis gaya hidup dan seni. Kedisiplinannya dalam menjaga kesehatan melalui olahraga rutin membuat penampilannya tetap segar dan bugar, meski kini ia telah menyentuh usia kepala lima.

Baca Juga :  Fakta Mengejutkan di Balik Situs Terlarang yang Tetap Populer

Meski telah lama berpisah, kehadiran Tommy Soeharto dalam momen penting anak-anaknya menunjukkan kedewasaan Tata dalam menjaga silaturahmi. Fokus utamanya tetaplah kebahagiaan anak-anak di atas ego pribadi. Saat ini, kehidupan pribadi Tata juga tampak kian berwarna dengan kehadiran aktor Bobby Tonelli yang kerap menemani hari-harinya.

Mengapa Sosok Tata Cahyani Menjadi Inspirasi?

Banyak yang bisa dipetik dari perjalanan hidup seorang Tata Cahyani, terutama bagi perempuan modern. Ia membuktikan bahwa perceraian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari fase kemandirian. Kemampuannya mendidik anak di luar negeri hingga menjadi sosok sukses seperti Darma Mangkuluhur adalah bukti nyata dedikasi seorang ibu tunggal.

Secara psikologis, keberhasilan Tata menjaga hubungan harmonis dengan lingkaran keluarga besar mantan suaminya juga patut diapresiasi. Hal ini memberikan stabilitas emosional bagi anak-anak dalam transisi kehidupan mereka. Di era media sosial ini, Tata memberikan contoh bagaimana menjaga privasi sambil tetap menginspirasi melalui gaya hidup sehat dan etos kerja yang tenang. (Tim)

Berita Terkait

Buka Suara Soal Perceraian, Jule Akui Kesalahan pada Na Daehoon
Klarifikasi Jule: Permintaan Maaf Terbuka dan Keputusan Fokus Menjadi Diri Sendiri
Babak Baru Siskaeee: Tinggalkan Konten Dewasa Demi Belajar Jurnalistik
Link Baca Buku Gratis Broken Strings Karya Aurélie Moeremans, Memoar Jujur Melawan Child Grooming
Aurélie Moeremans Jadikan ‘Broken Strings’ Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu
Grup WhatsApp Video Viral yang Menjadi Magnet Warganet
Link Video Viral yang Diburu Warganet, Bahaya Mengintai di Baliknya
Tren Link Grup WhatsApp 2026: Dari Komunitas Hobi Hingga Ladang Cuan Digital
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:00 WIB

Buka Suara Soal Perceraian, Jule Akui Kesalahan pada Na Daehoon

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:27 WIB

Klarifikasi Jule: Permintaan Maaf Terbuka dan Keputusan Fokus Menjadi Diri Sendiri

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:00 WIB

Babak Baru Siskaeee: Tinggalkan Konten Dewasa Demi Belajar Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 12:00 WIB

Link Baca Buku Gratis Broken Strings Karya Aurélie Moeremans, Memoar Jujur Melawan Child Grooming

Senin, 19 Januari 2026 - 11:00 WIB

Aurélie Moeremans Jadikan ‘Broken Strings’ Sebagai Terapi Sembuhkan Trauma Masa Lalu

Berita Terbaru

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar (Foto: pixabay)

Tips & Trik

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar

Rabu, 4 Feb 2026 - 18:33 WIB